Menperin Tegaskan Kesiapan Industri untuk Produksi Mobil Nasional
Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian mengungkap bahwa industri dalam negeri siap menjalankan proyek mobil nasional.
Dengan ini maka keinginan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan mobil nasional dalam tiga tahun mendatang bisa terwujud.
“Industri sudah siap, saya pun sudah berbicara dengan perusahaan. Mereknya sudah ada dan perusahaannya juga saya sudah ketemu,” ungkapnya dalam keterangan resmi.
Ia bahkan telah mengajukan agar program tersebut menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN). Oleh sebab itu pihaknya telah mengirim surat pada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk dipertimbangkan.

“Minggu lalu, saya sudah tanda tangan surat yang ditujukan kepada Menteri Bappenas,” kata Menperin.
Lebih lanjut, Agus menyampaikan dengan ditetapkannya program ini sebagai PSN akan mempercepat implementasi pembuatan kendaraan nasional di Tanah Air.
“Berkat penetapan status PSN, itu seharusnya semua hal yang berkaitan dengan persiapan, implementasi, sampai nanti commissioning itu bisa lebih cepat sesuai harapan dari Bapak Presiden,” tegasnya.
Dorong Mobil Nasional
Sebelumnya diberitakan bahwa Presiden Prabowo ingin Indonesia bisa memproduksi mobil dengan brand sendiri. Sehingga diharapkan jalanan di Indonesia kelak tidak hanya dikuasai oleh merek-merek asing tapi juga brand lokal.
“Kita bakal punya mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun yang akan datang," ungkap Prabowo.
Dirinya bahkan mengungkap bahwa pemerintah telah menyediakan alokasi dana hingga lahan untuk pembangunan pabrik kendaraan dalam negeri. Saat ini, tim pengembang disebut tengah bekerja menyiapkan hal tersebut.
Presiden mengungkapkan bahwa Indonesia telah berhasil memproduksi jip yang digunakan oleh para pejabat dan perwira TNI. Kendaraan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena dirancang serta dibuat di dalam negeri.

Jip yang dimaksud Prabowo adalah kendaraan taktis ringan Maung hasil produksi PT Pindad. Model tersebut pun sudah digunakan oleh TNI untuk para petinggi.
Namun dirinya menegaskan bahwa penggunaan kendaraan tersebut nantinya akan diterapkan secara luas di lingkungan pemerintahan dan militer.
"Sebentar lagi saudara-saudara harus pakai Maung semua, saya enggak mau tahu. Mobil bagus pakai kalau libur saja," tegas Prabowo.