Rupiah Melemah di Tengah Optimisme Pemerintah Pada Ekonomi Kuartal III-2025
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup menguat pada perdagangan hari ini.
Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor BI, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di level Rp 16.585 per Jumat, 10 Oktober 2025. Posisi rupiah itu tercatat melemah 51 poin, dari kurs sebelumnya di level Rp 16.534 pada perdagangan Kamis, 9 Oktober 2025.
Sementara perdagangan di pasar spot pada Senin, 13 Oktober 2025 hingga pukul 09.03 WIB, rupiah ditransaksikan di level Rp 16.588 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 18 poin atau 0,11 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 16.570 per dollar AS.
Ilustrasi uang rupiah
Pengamat Pasar Uang, Ibrahim mengatakan, pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2025 bisa mencapai di kisaran 5-5,1 persen secara year-on-year (yoy), karena masih didukung oleh ekspor.
Tidak hanya itu, pada akhir kuartal III-2025 tepatnya pada September, pemerintah telah menempatkan dana Rp 200 triliun di perbankan guna memacu kredit ke sektor riil dengan harapan bisa langsung menaikkan aktivitas kredit.
Pada kuartal IV-2025, pemerintah lebih optimistis terhadap target pertumbuhan sejalan dengan kinerja positif ekspor dan PMI dalam level yang tetap ekspansif, kendati adanya perlambatan pada September 2025.
Perlambatan itu nantinya akan ditambal dengan penyaluran stimulus ekonomi, yang diharapkan bisa menggairahkan perekonomian masyarakat. Apalagi, pemerintah sudah menyalurkan delapan program paket akselerasi ekonomi, termasuk di antaranya program magang hingga insentif PPh final UMKM.
Pemerintah masih optimistis dengan target pertumbuhan ekonomi keseluruhan 2025 di level 5,2 persen (yoy). Kendati prediksi sejumlah lembaga internasional hanya di 4,7-4,8 persen.
Lembaga-lembaga tersebut hanya memberikan feedback, sedangkan perkiraan dari pemerintah didasarkan pada kebijakan-kebijakan yang telah dilakukan.
"Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp 16.520 - Rp 16.570," ujarnya.