Dibuka Menghijau, IHSG Cenderung Datar Jelang Rilis BI Rate
IHSG dibuka menguat 6 poin atau 0,08 persen di level 7.964 pada pembukaan perdagangan Rabu, 17 September 2025.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi datar alias sideways pada perdagangan hari ini.
"IHSG masih berpotensi sideways jelang pengumuman BI Rate dan Fed Fund Rate," kata Fanny dalam riset hariannya, Rabu, 17 September 2025.
Ilustrasi papan saham IHSG.
Bursa saham Asia-Pasifik sebagian besar menguat pada Selasa kemarin, seiring optimisme pasar bahwa The Fed akan melanjutkan siklus pemangkasan suku bunga pada pertemuan pekan ini.
Indeks di Jepang, Nikkei 225 naik 0,30 persen dan Topix menguat 0,25 persen. Sedangkan di Korea Selatan, indeks Kospi melesat 1,24 persen dan Kosdaq melemah 0,10 persen.
Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,28 persen, Hang Seng Hong Kong turun tipis 0,03 persen, dan Shanghai Composite menguat 0,04 persen. Di sisi lain, FTSE Straits Times turun tipis 0,02%, sedangkan bursa saham Malaysia libur bursa.
Saat ini, pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga acuan The Fed sebesar 25 bps yang akan rilis pada Rabu (17/9) waktu AS.
Selain itu, investor juga menanti proyeksi suku bunga terbaru (dot plot), serta arahan dari Ketua The Fed, Jerome Powell, mengenai laju pelonggaran selanjutnya.
"Support IHSG berada di level 7.870-7.900 sementara resist IHSG di rentang 7.980-8.020," ujarnya.