4 Tips Bermain Padel untuk Pemula Menurut Ahli, Jangan Asal Memukul Bola
Olahraga padel kini makin populer di Indonesia, khususnya bagi kalangan anak muda.
Olahraga perpaduan antara tenis dan squash ini menawarkan permainan yang seru, menantang, sekaligus mudah diikuti.
Atlet padel, Jessy Rompies membagikan beberapa tips bagi pemula yang baru memulai olahraga ini.
Menurutnya, hal pertama yang perlu dikuasai bukan kekuatan pukulan, tetapi kemampuan mengontrol bola.
“Kalau untuk beginner-beginner (pemula) pastinya tipsnya itu pertama kontrol bolanya ya. Jadi, semua beginner yang aku pernah lihat dan latih juga, kontrol bolanya itu kadang masih kurang. Jadi kadang masih suka mukulnya keras-keras gitu,” ujar Jessy saat ditemui dalam acara Wardah Padel Open 2025 di Bounce Social Club, Jakarta Selatan, Sabtu (8/11/2025).
Di balik keseruannya, menurut Jessy, padel tetap membutuhkan teknik dan kontrol agar bisa dimainkan dengan baik.
Tips bermain padel bagi pemula
1. Fokus dan sabar saat bermain
Jessy mengatakan, banyak pemain pemula cenderung terburu-buru saat bermain. Mereka terlalu fokus ingin memukul bola sekeras mungkin, padahal padel tetap membutuhkan strategi dan penempatan bola.
“Terus abis itu juga banyak banget backswing-nya segala macam. Jadi, tips itu paling pertama harus sabar. Beginner-beginner harus fokus lihat bolanya, fokus sama bola-bolanya. Terus jangan terburu-buru,” katanya.
Saat bermain padel, pemain yang sabar akan lebih mudah mengatur ritme permainan dan memahami arah pantulan bola.
Dengan begitu, permainan jadi lebih stabil dan bisa meminimalkan kesalahan pukulan.
2. Latihan rutin untuk tingkatkan permainan
Selain fokus, Jessy menilai latihan secara rutin menjadi kunci yang tak kalah penting bagi pemain pemula.
Kemampuan padel tidak bisa dibangun dalam satu atau dua kali permainan saja, melainkan perlu latihan berulang agar refleks, koordinasi tubuh, dan pukulan bola lebih terarah.
“Terus harus terus latihan pastinya. Dari banyaknya latihan, dari banyaknya mabar-mabar (main bareng) pastinya juga kemampuan bermainnya pasti akan naik lah,” tuturnya.
Meskipun padel termasuk olahraga yang relatif mudah dipelajari, teknik dasar seperti membaca arah bola dan memukul dengan kontrol yang tepat tetap membutuhkan waktu untuk menguasainya
“Ya setidaknya harus rutin karena olahraga-olahraga kayak gini memang harus dirutinkan dan memang enggak gampang juga. Lebih gampang pastinya daripada olahraga lain,” ucap Jessy.
“Pasti ada progress, pasti bisa upgrade. Tapi harus benar-benar rutin lah setidaknya,” tambahnya.
3. Bangun muscle memory
Di samping itu, membangun muscle memory (ingatan otot) juga menjadi hal yang harus diperhatikan bagi pemain pemula.
Setiap gerakan, mulai dari memukul bola, membaca arah bola, hingga mengatur posisi tangan memerlukan latihan berulang agar menjadi refleks alami bagi tubuh.
“Tapi tetap harus ada rutinitas yang muscle memory yang harus dilatih gitu. Jadi enggak cuma satu kali, dua kali. Pantang nyerah gitu,” ucap Jessy.
Makin sering tubuh dilatih, makin baik pula koordinasi antara pikiran dan gerakan tubuh saat bermain.
Hal ini membantu pemain untuk mengontrol bola supaya presisi tanpa harus berpikir terlalu lama di tengah permainan.
4. Konsistensi adalah kunci
Selain latihan, atlet yang juga memainkan tenis ini menekankan pentingnya konsistensi.
Menurutnya, muscle memory yang sudah terbentuk tidak akan bertahan lama jika tidak dijaga dengan rutinitas.
Padel adalah olahraga yang menuntut keseimbangan antara teknik, refleks, dan ketenangan, semua hal itu bisa dicapai dengan latihan yang konsisten.
“Jadi harus tetap enggak boleh menyerah untuk melakukan. Konsisten pasti, consistency is the key ya,” tutupnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.