Panduan Nutrisi untuk Pemain Padel Pemula: Apa yang Perlu Dikonsumsi agar Tubuh Bertenaga?
Padel sering dianggap olahraga santai, padahal bagi pemula, intensitasnya bisa cukup menguras tenaga. Gerakan cepat, reli panjang, dan perubahan arah mendadak membuat tubuh bekerja lebih keras dari yang terlihat. Tanpa dukungan nutrisi yang tepat, pemain pemula rentan mengalami cepat lelah, kram otot, hingga pemulihan yang lambat.
Agar pengalaman bermain padel tetap menyenangkan dan aman, nutrisi seimbang menjadi kunci utama—terutama bagi mereka yang baru mulai rutin berolahraga. Lalu, nutrisi apa saja yang disarankan untuk dikonsumsi? Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
1. Protein: Fondasi Pemulihan Otot
Saat bermain padel, otot mengalami mikrocedera akibat kontraksi berulang. Protein berperan penting dalam memperbaiki jaringan otot tersebut dan membantu tubuh “bounce back” setelah latihan atau pertandingan.
Bagi pemula, asupan protein yang cukup dapat membantu mengurangi nyeri otot setelah bermain, mempercepat pemulihan dan enjaga kekuatan otot seiring peningkatan intensitas latihan. Sumber protein bisa diperoleh dari makanan sehari-hari seperti telur, ikan, ayam, tahu, tempe, susu, dan kacang-kacangan.
2. Karbohidrat: Sumber Energi Utama
Padel mengandalkan energi cepat, terutama saat reli panjang dan sprint pendek. Karbohidrat berfungsi sebagai bahan bakar utama otot dan otak.
Pemain padel pemula disarankan mengonsumsi karbohidrat kompleks sebelum bermain, seperti nasi, oat, kentang, dan roti gandum. Karbohidrat diketahui dapat membantu menjaga stamina agar tidak cepat “drop” di tengah permainan.
3. Cairan: Cegah Dehidrasi Sejak Awal
Berkeringat saat bermain padel adalah hal wajar, bahkan di lapangan indoor. Kehilangan cairan tanpa disadari dapat menurunkan fokus, refleks, dan performa. Beberapa tips sederhana antara lain, minum air putih sebelum, saat jeda, dan setelah bermain, jangan menunggu haus untuk minum dan ambahkan elektrolit bila bermain dalam durasi panjang.
4. Lemak Sehat: Pendukung Daya Tahan
Lemak sering dihindari, padahal lemak sehat berperan sebagai sumber energi cadangan dan membantu penyerapan vitamin. Pilih lemak sehat dari alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun dan ikan berlemak.
5. Waktu Makan Juga Penting
Tak hanya apa yang dimakan, kapan makan juga berpengaruh, yaitu:
- Sebelum bermain (1–2 jam): karbohidrat + protein ringan
- Setelah bermain: protein dan karbohidrat untuk pemulihan
- Hindari bermain padel dengan perut kosong atau terlalu kenyang
Bicara padel, olahraga ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di Indonesia, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta. Hal itu lah yang melatarbelakangi penyelenggaraan MILO’s Padel League di Jakarta, sebuah kompetisi yang mempertemukan penggiat padel dari berbagai latar belakang. Kompetisi ini mempertandingkan 32 tim dengan total 366 pemain dan mencapai babak final pada 24 Januari 2026 di kawasan Kemang.
Marketing Manager Nestlé Milo Indonesia, Alaa Shaaban, menyampaikan bahwa dukungan terhadap olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi yang lebih sehat dan aktif.
“Kami terus berkomitmen untuk mendukung perkembangan olahraga di Indonesia sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang lebih sehat dan aktif. Untuk itu, kami menghadirkan MILO’s Padel League sebagai upaya kami untuk merangkul penggiat padel yang tengah berkembang di kalangan anak muda sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk mengekspresikan semangat hidup aktif dan nilai-nilai positif dari olahraga,” ujar Alaa Shaaban dalam keterangannya, dikutip Jumat 30 Januari 2026.
Selain kompetisi, kegiatan edukatif seperti sesi coaching clinic juga digelar untuk memperkenalkan teknik dasar padel kepada peserta. Mulai dari forehand, backhand, hingga koordinasi permainan ganda, kegiatan ini menekankan pentingnya teknik yang benar untuk menunjang performa sekaligus mencegah cedera.
Co-Founder & CEO Milo’s Padel Kemang, Gaurav Yadav, menilai padel telah menjadi bagian dari gaya hidup aktif masyarakat urban.
“Padel saat ini telah berkembang pesat dan menjadi bagian dari gaya hidup aktif masyarakat urban. Kami sangat antusias dapat berkolaborasi dalam menghadirkan wadah yang positif bagi komunitas, khususnya generasi muda, untuk terus bergerak, berolahraga, dan juga membangun jejaring,” pungkasnya.