GKR Timoer Ungkap Pertemuan dengan Gibran, Tegaskan Keluarga Sepakat KGPAA Hamengkunegoro Jadi PB XIV

Pakubuwono XIII, KGPAA Hamengkunegoro, Pakubuwono XIV, KGPH Mangkubumi, GKR Timoer Rumbai, Keraton Surakarta, Wapres Gibran, Gibran Rabuming Raka, GKR Timoer Ungkap Pertemuan dengan Gibran, Tegaskan Keluarga Sepakat KGPAA Hamengkunegoro Jadi PB XIV

Pasca wafatnya Sinuhun Pakubuwono XIII, dinamika suksesi di Keraton Kasunanan Surakarta menjadi perhatian publik.

Di tengah situasi tersebut, GKR Timoer mengungkap pertemuan keluarga dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang sempat berkunjung ke keraton untuk melayat dan bertemu keluarga besar almarhum.

Pertemuan itu menjadi momen penting, karena seluruh putra-putri PB XIII menyampaikan kesepakatan mereka soal sosok penerus tahta.

Putri tertua Pakubuwono XIII, GKR Timoer Rumbaikusuma Dewayani, mengungkap bahwa keluarga besar telah sepakat mengangkat KGPAA Hamengkunegoro sebagai Pakubuwono XIV.

GKR Timoer Ungkap Isi Pertemuan dengan Wapres Gibran

Usai melayat pada Minggu (2/11/2025), Gibran bertemu dengan para putra-putri dalem di Kamar Nyonya.

Dalam pertemuan tersebut, hadir KGPAA Hamengkunegoro yang telah ditetapkan sebagai putra mahkota serta kakaknya, yaitu KGPH Mangkubumi yang sebelumnya juga sempat disebut sebagai calon penerus.

GKR Timoer menjelaskan bahwa momen tersebut menjadi ajang penyampaian resmi amanah Sinuhun di hadapan Gibran dan pejabat daerah.

“Bahkan saya sudah matur seperti apa yang saya bicarakan, bahwa kami sepakat menjalankan amanah Sinuhun bahwa amanah Sinuhun penggantinya adalah KGPAA Hamengkunegoro di depan Mas Gibran, Gubernur, dan Mas Respati ketika beliaunya datang,” ungkap GKR Timoer saat dihubungi, Kamis (6/11/2025).

“Dan ini juga di dalam situ juga ada Gusti Mangkubumi atau yang panjenengan sebut Hangabehi,” lanjutnya.

GKR Timoer Sebut Gelar Hangabehi Tak Sesuai Titah Raja

GKR Timoer turut menyinggung perubahan nama KGPH Mangkubumi menjadi KGPH Hangabehi yang dilakukan pada Desember 2022 melalui keputusan Lembaga Dewan Adat (LDA).

Ia menilai perubahan tersebut tidak sesuai dengan titah Sinuhun PB XIII.

“Karena nama seorang pangeran itu yang memberikan raja bulan bebadan. Bukan kelembagaan, bukan sentono,” jelasnya.

Kesepakatan Keluarga Dinilai Sudah Bulat

Sebelum jenazah Pakubuwono XIII diberangkatkan ke Imogiri pada Rabu (6/11/2025), KGPAA Hamengkunegoro telah menyatakan diri sebagai Pakubuwono XIV.

Di hadapan keluarga besar keraton, abdi dalem, sentana, dan masyarakat yang memadati pelataran Sasana Sewaka, ia mengucapkan ikrar kesetiaan dan kesanggupan untuk meneruskan tahta Kasunanan Surakarta.

Terkait hal itu, GKR Timoer kembali menegaskan bahwa seluruh anak-anak Sinuhun PB XIII telah mencapai kesepakatan bulat mengenai penerus tahta.

“Saya kemarin mau membuat statement bahwa sudah kesepakatan anak-anak Sinuhun. Itu berarti semua anak Sinuhun sudah sepakat dengan itu. Terlepas ada pihak-pihak yang masih terus menyuarakan sesuatu yang menurut saya sudah bukan ranah mereka lagi,” ujarnya.

Pertemuan dengan Wakil Presiden Gibran menjadi momen penting untuk mempertegas keputusan keluarga besar tersebut.

“Makanya setelah Mas Gibran rawuh, kemudian besoknya saya membuat statement. Itu berarti ini sudah kesepakatan semua. Nah ketika itu nanti melenceng lagi kayak Tedjowulan dulu, itu bukan sudah kuasa saya,” tuturnya.

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul "GKR Timoer Bocorkan Isi Pertemuan dengan Wapres Gibran, Jadi Saksi Penerus Tahta Keraton Solo".

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.