Mengenal GKR Timoer Rumbai, Putri Sulung Pakubuwono XIII

GKR Timoer, Pakubuwono XIII, GKR Timoer Rumbai, Keraton Surakarta, Pakubuwono XIV, gkr timoer rumbai kusuma dewayani, putri sulung Pakubuwono XIII, Mengenal GKR Timoer Rumbai, Putri Sulung Pakubuwono XIII, Profil GKR Timoer Rumbai, GKR Timoer Tegaskan Klaim KGPA Tedjowulan Tidak Benar, GKR Timoer: KGPAA Hamengkunegoro Sah Sebagai Pakubuwono XIV, GKR Timoer: Penetapan Raja Baru Sesuai Adat

Kepergian Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kanjeng Sinuhun Pakubuwono (PB) XIII Hangabehi, pada Minggu (2/11/2025), membawa duka mendalam bagi keluarga besar keraton.

Di tengah masa berkabung, perhatian publik tertuju pada sosok putri sulung mendiang, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Timoer Rumbai Kusuma Dewayani.

Sosok tegas dan anggun dari GKR Timoer kini menjadi figur penting dalam menjaga tradisi serta memastikan kelanjutan kepemimpinan di lingkungan keraton.

Selain dikenal sebagai putri tertua, ia juga tampil paling depan dalam menanggapi klaim soal penerus tahta yang sempat menimbulkan perdebatan di internal keraton.

Profil GKR Timoer Rumbai

Gusti Kanjeng Ratu Timoer Rumbai Kusuma Dewayani, atau akrab disapa GKR Timoer, merupakan putri sulung dari Pakubuwono XIII dengan Kanjeng Raden Ayu Endang Kusumaningdyah (Nuk Kusumaningdyah).

Ia memiliki dua saudara kandung, yaitu Gusti Raden Ayu Devi Lelyana Dewi dan Gusti Raden Ayu Dewi Ratih Widyasari, serta empat saudara tiri dari dua pernikahan lain ayahandanya.

Seperti diketahui, Pakubuwono XIII semasa hidupnya telah menikah sebanyak tiga kali.

Pernikahan pertama dengan Endang Kusumaningdyah dikaruniai tiga putri, termasuk GKR Timoer.

Kemudian, beliau menikah dengan Winari Sri Haryani atau Kanjeng Raden Ayu Winari dan memiliki tiga anak, yaitu Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Mangkubumi, Gusti Raden Ayu Sugih Oceania, serta Gusti Raden Ayu Putri Purnaningrum.

Pernikahan terakhir adalah dengan Permaisuri Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Pakubuwono, yang melahirkan seorang putra bernama GRM Suryo Aryo Mustiko atau Kangjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) Puruboyo.

KGPH Purbaya atau KGPAA Hamangkunegoro menjadi sosok yang dinobatkan oleh Pakubuwono XIII sebagai putra mahkota pada tahun 2022, yang kelak akan meneruskan takhta di Keraton Surakarta.

GKR Timoer Tegaskan Klaim KGPA Tedjowulan Tidak Benar

Di tengah masa duka, GKR Timoer menanggapi isu terkait klaim Maha Menteri Keraton, KGPA Tedjowulan, yang menyebut dirinya sebagai raja ad interim.

GKR Timoer menegaskan klaim tersebut tidak benar.

“Itu tidak benar. Karena beliau memang tidak di keraton juga. Sampai hari ini pun tidak kelihatan. Tahu sendiri acara keraton jumenengan tidak pernah hadir,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).

Ia juga menuturkan bahwa pihak keluarga tengah mempersiapkan prosesi jumenengan bagi penerus tahta.

“Oh iya iya iya itu iya (prosesi adat jumenengan dengan tari bedhoyo ketawang). Sedang kami cari hari baiknya, kan kalau wong Jowo mesti ada hitungannya, terus baik apa enggak. Enggak (menunggu 40 hari). Secepatnya,” jelasnya.

GKR Timoer: KGPAA Hamengkunegoro Sah Sebagai Pakubuwono XIV

GKR Timoer menegaskan bahwa kepemimpinan KGPAA Hamengkunegoro sebagai Pakubuwono XIV telah sah secara adat.

Menurutnya, klaim pihak lain di luar itu tidak berdasar.

“Hadir kalau seperti ini saja. Mengklaim-klaim. Masalah klaim dia menggantikan itu tidak benar. Keraton berjalan baik di bawah kepemimpinan sekarang,” ujar GKR Timoer.

Ia juga menyampaikan bahwa setelah prosesi jumenengan, akan dibentuk bebadan baru di bawah kepemimpinan Pakubuwono XIV.

“Ya pasti kan ada arah ke sana (membentuk bebadan baru). Tapi ya pelan-pelan. Ini istilahnya untuk ngepyake jumenengan aja kita masih belum jadi. Nanti setelah itu baru kita akan rapatkan untuk pembentukan dan sebagainya. Tapi kan ini masih dalam suasana berkabung, ya pelan-pelan kita jalannya ke arah yang ke sana,” tuturnya.

GKR Timoer, Pakubuwono XIII, GKR Timoer Rumbai, Keraton Surakarta, Pakubuwono XIV, gkr timoer rumbai kusuma dewayani, putri sulung Pakubuwono XIII, Mengenal GKR Timoer Rumbai, Putri Sulung Pakubuwono XIII, Profil GKR Timoer Rumbai, GKR Timoer Tegaskan Klaim KGPA Tedjowulan Tidak Benar, GKR Timoer: KGPAA Hamengkunegoro Sah Sebagai Pakubuwono XIV, GKR Timoer: Penetapan Raja Baru Sesuai Adat

Putri Sinuhun, GKR Timoer Rumbai, saat ditemui di Keraton Surakarta, Minggu (2/11/2025). Wafatnya Sinuhun Pakubuwono XIII pada Minggu (2/11/2025) menimbulkan pertanyaan besar mengenai siapa yang akan melanjutkan tampuk kepemimpinan di Keraton Surakarta. Ia berharap suksesi tersebut terjadi damai.

GKR Timoer: Penetapan Raja Baru Sesuai Adat

Menurut GKR Timoer, secara adat Jawa, pengumuman penerus tahta harus dilakukan sebelum jenazah raja diberangkatkan dari keraton.

Tradisi ini, katanya, telah berlangsung turun-temurun dan menjadi kewajiban dalam sistem suksesi Keraton Kasunanan Surakarta.

“Memang sinuhun terdahulu kan juga seperti itu. Ada saya datanya itu. Dari PB berapa ke PB berapa itu tidak ada yang lebih dari 40 hari kecuali PB XII. PB XIII kan diulur-ulur kan karena kepyah terus,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penetapan Pakubuwono XIV dilakukan sesuai ketentuan tersebut.

“Itu memang memang sudah keharusan, memang sudah harus keharusan di mana sinuhun diberangkatkan itu sudah harus, sudah suatu keharusan sesuai adat ketika jenazah diberangkatkan itu harus ada yang sudah dijumenengke (dikukuhkan),” tuturnya.

Sebagai bagian dari tradisi, GKR Timoer menyebut Pakubuwono XIV tidak menghadiri pemakaman sang ayah di Kompleks Makam Imogiri, Bantul.

“Iya (tidak berangkat ke Imogiri) untuk mempertegas,” jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribuntrends.com dengan judul "Sosok GKR Timoer Rumbai, Putri Sulung Pakubuwono XIII Ternyata Pernah Main Film Bareng Happy Asmara," dan di TribunSolo.com dengan judul "GKR Timoer Tegaskan Klaim KGPA Tedjowulan Jadi Ad Interim Raja Solo Tidak Benar : Segera Jumenengan".

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.