Terungkap, Tersangka Korupsi Rp1,8 Miliar Menginap 13 Hari di Ruang VVIP Rumah Sakit Labuan Bajo

Tersangka korupsi proyek jalan di Manggarai Barat, NTT
Tersangka korupsi proyek jalan di Manggarai Barat, NTT

Salah satu tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan Golowelu–Orong di Kabupaten Manggarai Barat, NTT, berinisial SB, sempat menjalani perawatan medis di ruang VVIP RSUD Merombok selama 13 hari sejak 26 September 2025.

Kepala Seksi Kejaksaan Negeri (Kasi Kejari) Manggarai Barat, Pradewa Artha, membenarkan bahwa SB telah menjalani perawatan dan kembali ke tahanan usai dinyatakan sehat.

"Dia sudah ditahan kembali dan masa penahanannya diperpanjang selama 40 hari. Sama seperti tersangka lain," kata Pradewa, Jumat siang (10/10/2025).

Kejari Manggarai Barat rilis kasus tersangka korupsi pembangunan jalan

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Merombok, dr Ermelinda Gampur, juga mengonfirmasi bahwa SB sempat dirawat karena tekanan darah tinggi.

"Iya benar. Beliau dirawat di RSUD karena hipertensi, sejak minggu lalu," tutur Ermelinda.

Menurutnya, kondisi kesehatan SB kini sudah membaik dan tidak lagi memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.

"Terkait pasien itu, beliau sudah stabil dan sudah dipulangkan, jadi hanya perlu obat jalan saja," tutupnya.

SB merupakan salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan jalan Golowelu–Orong yang menimbulkan kerugian negara mencapai Rp1,8 miliar. (Vera Bahali/tvOne/Labuan Bajo)