Festival Pangan Lokal di Labuan Bajo Rayakan Pangan Lokal yang Beragam

pangan lokal, ketahanan pangan, Komunitas petani, Labuan Bajo, Festival Pangan Lokal di Labuan Bajo Rayakan Pangan Lokal yang Beragam

Festival Pangan Lokal FEAST digelar di taman obyek wisata Gua Batu Cermin di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai Senin (4/5/2026). Acara tersebut merayakan pangan lokal yang beragam dan ramah lingkungan.

Berbagai jenis pangan baik itu sayuran, umbi-umbian, buah mentah maupun buah yang telah diolah dibawa dari beberapa desa di wilayah Kabupaten Manggarai Barat.

Selain memamerkan bahan pangan yang segar dan makanan olahan yang menggugah selera, festival ini juga diisi dengan demo masak bertajuk "icip pangan lokal".

Demo masak dilakukan oleh perwakilan Kelompok Prima Tani dari Desa Golo Bilas yang memperlihatkan pengolahan dua hidangan tradisional dari Flores bernama songkol dan tapa kolo.

Festival Pangan Lokal diadakan di Labuan Bajo

Pangan lokal punya potensi besar untuk ketahanan pangan

pangan lokal, ketahanan pangan, Komunitas petani, Labuan Bajo, Festival Pangan Lokal di Labuan Bajo Rayakan Pangan Lokal yang Beragam

Festival Pangan Lokal FEAST di Labuan Bajo hadirkan beragam pangan dari desa, sekaligus jadi tempat bertemunya komunitas petani dan masyarakat.

Tidak sekadar untuk merayakan pangan, acara yang diselenggarakan oleh Flores Empowerment for Agricultur Sustainability and Transformation (FEAST!) ini juga ingin menunjukkan bahwa pangan lokal memiliki potensi besar untuk ketahanan pangan.

Selain itu, pangan lokal yang ramah lingkungan masih belum populer di kalangan masyarakat.

Project Manager FEAST!, Ririn Leba mengatakan ,saat ini kesadaran mengenai pentingnya keragaman pangan masih minim. Hal ini disertai dengan sulitnya mengakses pasar.

"Ini kerap menjadi tantangan dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis lokal yang berkelanjutan," ucap Ririn, Selasa (5/5/2026).

Komunitas petani bertemu masyarakat

Ia menambahkan, festival ini mengundang komunitas petani di Flores untuk bertemu masyarakat umum guna mendekatkan masyarakat dengan ragam pangan yang tumbuh di sekitar.

Acara ini pun menyasar berbagai kalangan, dari masyarakat umum, wisatawan yang sedang berada di Labuan Bajo, instansi pemerintah daerah di bidang pertanian, UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Menengah) dari Manggarai Barat, hingga komunitas pangan lokal.

"Ada juga kelompok tani dampingan FEAST! dari lima desa di Manggarai Barat serta UMKM lokal yang tampil di booth Pasar Tani, memamerkan dan menawarkan produk yang mereka hasilkan langsung dari kebun dan dapur mereka," terang Ririn.

Sementara itu, pegiat komunitas tani lokal Lab Tani Bajo, Sony menilai festival ini sebagai pertemuan yang mengikat dua ujung rantai pangan lokal.

Menurut Sony, kehadiran kedua pihak secara langsung ini sebagai kesempatan untuk mempertemukan bahan dasar dengan produk turunan secara langsung tanpa harus melalui banyak perantara.

“Karena kegiatan ini menghadirkan UMKM yang sudah settle, juga menghadirkan petani dampingan yang menghadirkan bahan dasarnya. Ini punya potensi untuk bertukar sumber daya secara langsung,” ujar Sony.


Peluang besar pagi daerah pariwisata

pangan lokal, ketahanan pangan, Komunitas petani, Labuan Bajo, Festival Pangan Lokal di Labuan Bajo Rayakan Pangan Lokal yang Beragam

Ilustrasi penyelenggaraan acara di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Festival Pangan Lokal FEAST di Labuan Bajo hadirkan beragam pangan dari desa, sekaligus jadi tempat bertemunya komunitas petani dan masyarakat.

Festival pangan lokal ini disambut dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.

Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng mengatakan sebagai salah satu wilayah pariwisata prioritas, Manggarai Barat menyimpan peluang besar yang belum sepenuhnya dikuasai oleh masyarakatnya sendiri.

“Tantangannya adalah jumlah wisatawan banyak, namun pemanfaatan potensi pangan sebagian besar tidak berasal dari petani lokal Manggarai Barat,” ujar dia.

Ia menambahkan, produk pangan lokal memiliki potensi yang perlu mendapat tempat lebih besar dalam dinamika pariwisata di Manggarai Barat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang