Igor Tudor Teriaki Pemain, Bertengkar di Ruang Ganti, Pagi Hari Dipecat Juventus
Igor Tudor telah dipecat Juventus. Sebelum dipecat Tudor terlibat ketegangan dengan pemain Juve di ruang ganti.
Kisah Igor Tudor sebagai pelatih Juventus resmi berakhir. Igor Tudor dipecat pada Senin (27/10/2025) tak lama usai timnya mengalami kekalahan dari Lazio.
Kunjungan ke markas Lazio, Stadion Olimpico, Roma, Minggu (26/10/2025) jadi kesempatan terakhir Igor Tudor menjadi pelatih Juventus.
Tudor harus melihat timnya kalah 0-1 gara-gara kemasukan gol cepat Toma Basic. Juventus pun selalu kalah dalam tiga laga terkini di semua ajang.
Tak cuma itu, catatan buruk lain mengiringi Juventus arahan Tudor yang tak bisa bikin gol dalam empat pertandingan beruntun di berbagai kompetisi.
Rinciannya, Juventus buntu ketika bertemu AC Milan (0-0), Como (0-2), Real Madrid (0-1), dan Lazio.
Harus mundur sampai ke tahun 1991 untuk melihat kali terakhir Juventus gagal mencetak gol dalam empat laga secara konsekutif.
Patut dicatat pula bahwa Juventus sudah tak pernah menang dalam delapan partai beruntun.
Musim ini seperti dimulai Tudor dengan indah, seiring hadirnya tiga kemenangan berurutan.
Namun, setelah itu penderitaan Juventus dimulai. Tim beralias Si Nyonya Besar tertahan imbang dalam lima laga setelahnya.
Periode sulit itu ditegaskan dengan munculnya kekalahan berantai ketika Juve besua Como, Real Madrid, dan Lazio.
Kekalahan dari Lazio seperti menjadi penghakiman terakhir untuk Tudor. Ia sudah tak bisa mengendalikan ruang ganti Juventus.
"Minggu malam, di ruang ganti, terjadi pertengkaran sengit antara Tudor dan para pemain, yang menjadi pertanda terakhir," tulis media yang berbasis di Kota Torino tempat Juventus bermarkas, Tuttosport.
"Pelatih itu menuduh para pemain dengan nada yang cukup keras, dan pada saat itu, para pemain sendiri menyadari bahwa masa jabatan Tudor telah berakhir."
Sepulangnya dari lawatan ke Ibu Kota Italia, Tudor kemudian menerima pengumuman pemecatan.
Tim untuk sementara akan ditangani oleh pelatih interim, Massimo Brambilla, yang merupakan peracik taktik Juventus Next Gen.
"Suasana dingin menyelimuti perjalanan pulang, dan kemudian, pada pagi hari, datanglah panggilan telepon yang mengumumkan pemecatannya," tulis Tuttosport lagi.
Penyerang Kanada Juventus #30 Jonathan David (kanan) berebut bola dengan gelandang Prancis Lazio #0 8 Matteo Guendouzi selama pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Lazio vs Juventus di stadion Olimpiade di Roma pada 26 Oktober 2025. (Foto oleh Isabella BONOTTO / AFP)
Igor Tudor Kehilangan Kendali Ruang Ganti
Dalam laga melawan Lazio, Tudor memang bersikap tegas kepada pemainnya. Salah satu pemain kena semprot teriakan Tudor ketika pertandingan masih berjalan adalah Andrea Cambiaso.
Tudor tak suka dengan cara Cambiaso menginterpretasi perannya sebagai bek sayap Juventus. Baru 10 menit laga berlangsung, Tudor sudah meminta Filip Kostic untuk melakukan pemanasan.
Beberapa saat kemudian, Tudor lalu meminta Cambiaso bertukar posisi dengan gelandang tengah tim, Weston McKennie.
“Kostic melakukan pemanasan karena saya melihat Cambiaso tidak dalam kondisi baik, tetapi secara umum tim memiliki sikap yang tepat sejak awal, kecuali kesalahan Johnny (Jonathan David) dan gol tersebut,” kata Tudor dilansir Football Italia dari DAZN Italia.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.