Kesaksian Yusuf Tankin, Korban Selamat Kapal Terbalik di Batam, Terjebak 2 Hari di Ruang Mesin

Tugboat, Yusuf Tankin, Kesaksian Yusuf Tankin, Korban Selamat Kapal Terbalik di Batam, Terjebak 2 Hari di Ruang Mesin, Bertahan di "Air Pocket" dalam Kegelapan, Detik-detik Menegangkan Sebelum Terbalik, Kondisi Terkini dan Korban Jiwa, Kronologi Tragedi Tugboat Mega di ASL Shipyard Batam

Yusuf Tankin (57) tak pernah membayangkan rutinitasnya sebagai kru Tugboat Mega akan berubah menjadi perjuangan hidup dan mati. Pria kelahiran 1969 ini berhasil selamat setelah terjebak selama 38 jam di dalam kapal yang terbalik di perairan galangan PT ASL Shipyard, Tanjunguncang, Batu Aji, Batam.

Insiden maut tersebut terjadi pada Jumat (6/3/2026) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Yusuf baru berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada Minggu (8/3/2026) pagi pukul 05.20 WIB dalam kondisi sadar, meski mengalami sesak napas akibat terpapar tumpahan bahan bakar.

Bertahan di "Air Pocket" dalam Kegelapan

Selama hampir dua hari, Yusuf bertahan di tengah kegelapan total dengan air laut yang terus merembes masuk. Ia memanfaatkan sisa ruang udara kecil atau air pocket di ruang mesin untuk tetap bernapas.

"Waktu itu saya mau lompat ke luar, tapi enggak sempat karena kapal langsung miring. Saya langsung lari ke kamar bawah. Kalau lari ke mesin atau dek, habis saya karena langsung kerendam," ujar Yusuf saat ditemui di RS Mutiara Aini, Minggu (8/3/2026).

Harapan muncul ketika ia mendengar ketukan dari tim penyelam (safety diver) di badan kapal. Yusuf membalas ketukan tersebut dari dalam untuk memberi sinyal bahwa ia masih hidup.

"Saat saya ketuk bawah, dia (penyelam) dengar. Dia tahu saya ada di dalam. Saya sempat ragu mau keluar, lalu dia kasih senter sama tabung oksigen kecil," kenangnya dengan suara pelan.

Detik-detik Menegangkan Sebelum Terbalik

Tugboat, Yusuf Tankin, Kesaksian Yusuf Tankin, Korban Selamat Kapal Terbalik di Batam, Terjebak 2 Hari di Ruang Mesin, Bertahan di "Air Pocket" dalam Kegelapan, Detik-detik Menegangkan Sebelum Terbalik, Kondisi Terkini dan Korban Jiwa, Kronologi Tragedi Tugboat Mega di ASL Shipyard Batam

Kondisi terbaliknya kapal tug boat di perairan ASL Batam, Jumat (6/3/2026) malam

Peristiwa bermula saat Tugboat Mega sedang membantu manuver (assist) kapal kargo raksasa berbendera Malta, Kyparissia (255 GT), yang hendak bersandar. Saat itu, Tugboat Mega adalah kapal tunda terkecil di antara lima kapal lainnya yang bertugas.

Instruksi dari Master Jetty meminta Tugboat Mega berpindah dari sisi kiri ke sisi kanan kapal besar. Namun, saat bergerak, benturan hebat terjadi. Yusuf menduga kapal mereka terhantam bagian buritan (ekor) kapal besar atau terkena arus kuat.

tiba kebanting mungkin sama ekornya kapal besar itu. Salah satu kru sempat teriak 'karam-karam!', dan dalam hitungan detik kapal langsung terbalik," jelas Yusuf.

Kondisi Terkini dan Korban Jiwa

Dari total lima kru di Tugboat Mega, tiga orang dinyatakan meninggal dunia, yakni Abdul Rahman (Kapten), Guntur Pardede (Chief), dan Johnson Bertuahman Damanik (KKN). Ketiganya ditemukan tak lama setelah kejadian pada Jumat sore. Sementara itu, satu kru bernama Habib Ansyari berhasil selamat sesaat setelah kejadian.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, sempat menjenguk Yusuf di rumah sakit. Yusuf kini dalam pemantauan medis ketat dengan bantuan oksigen dan infus.

"Alhamdulillah sudah mendingan Pak, bersyukur bisa dievakuasi dengan selamat. Memang air sudah merembes, kalau telat sedikit saja, mati saya di dalam," ucap Yusuf kepada Nyanyang.

Kronologi Tragedi Tugboat Mega di ASL Shipyard Batam

Berikut adalah urutan peristiwa berdasarkan data tim SAR dan kesaksian korban:

Jumat, 6 Maret 2026

  • 14.30 WIB: Kapal kargo Kyparissia bersiap sandar di dermaga PT ASL dibantu Tugboat Mega dalam cuaca hujan dan angin kencang.
  • 15.00 WIB: Tugboat Mega mendapat instruksi pindah posisi ke kanan, namun mengalami benturan dan terbalik dalam hitungan detik.
  • 15.15 WIB: Tim penyelam PT Global Marine Engineer menemukan 3 kru (Kapten, Chief, KKN) dalam kondisi meninggal dunia. Satu kru (Habib Ansyari) selamat.
  • Malam Hari: Kapolsek Batuaji menyebut tim penyelam mendengar balasan ketukan dari dalam kapal, namun evakuasi tertunda karena pekatnya tumpahan minyak.

Sabtu, 7 Maret 2026

  • Tim SAR gabungan melakukan perencanaan matang untuk membalikkan posisi kapal menggunakan peralatan khusus guna menyelamatkan korban yang diduga masih terjebak di air pocket.

Minggu, 8 Maret 2026

  • 04.00 - 05.00 WIB: Kapal berhasil dibalikkan. Tim penyelam masuk ke ruang mesin.
  • 05.20 WIB: Yusuf Tankin ditemukan selamat di ruang mesin setelah 38 jam terjebak.
  • 06.00 WIB: Yusuf dilarikan ke RS Mutiara Aini untuk penanganan medis darurat.

Artikel ini telah tayang di TribunBatam.id dengan judul Selamat dari Maut Tugboat Terbalik di Batam, Yusuf Tankin Mulai Pulih: Untung Saya Lari ke Void

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang