Update Tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuan Bajo: Operasi SAR Ditutup, 1 WNA Masih Hilang, 2 Tersangka

Valencia, Labuan Bajo, warga negara Spanyol, Update Tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuan Bajo: Operasi SAR Ditutup, 1 WNA Masih Hilang, 2 Tersangka, Pencarian anak pelatih Valencia, Pemantauan masih dilakukan, Pencarian panjang dan tantangan medan, Kronologi penemuan korban, Penetapan dua tersangka

 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi mengakhiri operasi pencarian terhadap satu warga negara Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Keputusan tersebut diambil setelah operasi pencarian memasuki hari ke-15.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, menyampaikan bahwa penutupan operasi dilakukan pada Jumat (9/1/2026) siang, setelah seluruh tahapan pencarian maksimal dijalankan sesuai prosedur.

"Terkait operasi pelaksanaan hari ke-15, tepatnya tadi pukul 14:20 wita, Operasi SAR kita nyatakan ditutup," kata Fathur Rahman, dikutip Tribun, Sabtu (10/1/2026).

Pencarian anak pelatih Valencia

Valencia, Labuan Bajo, warga negara Spanyol, Update Tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuan Bajo: Operasi SAR Ditutup, 1 WNA Masih Hilang, 2 Tersangka, Pencarian anak pelatih Valencia, Pemantauan masih dilakukan, Pencarian panjang dan tantangan medan, Kronologi penemuan korban, Penetapan dua tersangka

Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap satu anak pelatih Valencia yang belum ditemukan, pada Kamis (8/1/2025).

Jumat (9/1/2026) kemarin, sekaligus menjadi batas akhir pencarian terhadap anak dari Martin Carreras Fernando, pelatih Tim B perempuan klub sepak bola Valencia CF, yang hingga kini belum ditemukan.

Sebelumnya, proses pencarian telah diperpanjang sebanyak tiga kali karena masih terdapat satu korban yang belum berhasil dievakuasi.

Diberitakan sebelumnya, KM Putri Sakinah diketahui tenggelam di sekitar Pulau Padar, Labuan Bajo, pada Jumat (26/12/2025), dengan membawa 11 orang penumpang.

Sejak peristiwa tersebut, tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif selama 15 hari.

Dalam insiden ini, empat penumpang warga negara Spanyol dilaporkan hilang, yakni:

  1. Martin Carreras Fernando
  2. Martin Garcia Mateo (anak laki-laki)
  3. Martines Ortuno Maria Lia (anak perempuan)
  4. Martines Ortuno Enriquejavier (anak laki-laki dan belum ditemukan)

Tiga di antaranya telah ditemukan dalam rentang operasi pencarian, sementara satu korban masih dinyatakan hilang.

Pemantauan masih dilakukan

Valencia, Labuan Bajo, warga negara Spanyol, Update Tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuan Bajo: Operasi SAR Ditutup, 1 WNA Masih Hilang, 2 Tersangka, Pencarian anak pelatih Valencia, Pemantauan masih dilakukan, Pencarian panjang dan tantangan medan, Kronologi penemuan korban, Penetapan dua tersangka

Jenazah anak pelatih Valencia tiba di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Selasa (6/1/2026) sore.

Meski operasi SAR dihentikan, Basarnas memastikan tetap melakukan pemantauan di lokasi kejadian sesuai ketentuan yang berlaku.

"Terkait operasi pelaksanaan hari ke-15, tepatnya tadi pukul 14:20 Wita, Operasi SAR kita nyatakan ditutup, tetapi kita tetap laksanakan yang namanya monitor, kita melaksanakan monitor terhadap satu yang belum ditemukan, di hari ke-15 operasi SAR kita tutup, di Basarnas ataupun di Undang-Undang, korban hilang adalah korban dari satu orang yang dinyatakan hilang," jelas Fathur Rahman.

Tabur bunga di Selat Padar

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, tim SAR gabungan melaksanakan prosesi tabur bunga di perairan Selat Padar, lokasi tenggelamnya KM Putri Sakinah.

Prosesi tersebut dilakukan setelah keputusan penutupan operasi pencarian diumumkan.

Satu per satu personel menaburkan bunga ke laut sebagai simbol penghormatan kepada korban yang belum ditemukan.

"Dan sebagai penghormatan terakhir, kami semua memberikan penaburan bunga sebagai penghormatan terakhir kepada jenazah yang belum sempat ditemukan, agar diterima di sisi Tuhan," kata Samuel Halundaka, Asisten III Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT.

Prosesi serupa juga telah dilakukan oleh keluarga korban pada Kamis (8/1/2026) di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.

Pencarian panjang dan tantangan medan

Valencia, Labuan Bajo, warga negara Spanyol, Update Tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuan Bajo: Operasi SAR Ditutup, 1 WNA Masih Hilang, 2 Tersangka, Pencarian anak pelatih Valencia, Pemantauan masih dilakukan, Pencarian panjang dan tantangan medan, Kronologi penemuan korban, Penetapan dua tersangka

Isteri pelatih Valencia menangis saat doa bersama umat Katolik di Waterfront Labuan Bajo, Jumat sore.

Sejak hari pertama pencarian, tim SAR gabungan mengerahkan ratusan personel dan berbagai alat utama.

Sebanyak 168 personel dari unsur Basarnas, TNI-Polri, KSOP Labuan Bajo, Balai Taman Nasional Komodo, BPBD, komunitas penyelam, dan unsur terkait lainnya terlibat dalam operasi tersebut.

Tim juga mengoperasikan 18 alat utama, termasuk kapal SAR, drone thermal, serta melakukan penyisiran laut, pesisir, hingga kawasan hutan bakau di Pulau Serai, Pulau Rinca, Pulau Padar, dan wilayah selatan Pulau Komodo.

Kendala utama yang dihadapi selama operasi adalah arus laut yang kuat dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.

Kronologi penemuan korban

Pada hari keempat pencarian, Senin (29/12/2025), tim SAR menemukan satu jenazah perempuan, anak dari Martin Carreras Fernando, di perairan utara Pulau Serai.

Kemudian pada hari ke-10, Minggu (4/1/2026), jenazah Martin Carreras Fernando ditemukan di perairan Selat Padar, antara Pulau Serai dan Pulau Rinca, dan berhasil diidentifikasi oleh pihak keluarga.

Selanjutnya, pada hari ke-12 pencarian, Selasa (6/1/2026), tim kembali menemukan satu jenazah anak Fernando yang terjebak di bangkai kapal KM Putri Sakinah di wilayah Loh Pede, Pulau Komodo.

Dengan masih adanya satu korban yang belum ditemukan hingga hari ke-15, Basarnas memutuskan menutup operasi pencarian dan melanjutkannya ke tahap pemantauan.

Labuan Bajo sendiri merupakan kawasan wisata unggulan nasional dan pintu gerbang menuju Taman Nasional Komodo, yang pada 2026 dinobatkan sebagai salah satu destinasi terbaik di Asia oleh Condé Nast Traveler.

Penetapan dua tersangka

Valencia, Labuan Bajo, warga negara Spanyol, Update Tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuan Bajo: Operasi SAR Ditutup, 1 WNA Masih Hilang, 2 Tersangka, Pencarian anak pelatih Valencia, Pemantauan masih dilakukan, Pencarian panjang dan tantangan medan, Kronologi penemuan korban, Penetapan dua tersangka

Jenazah anak pelatih Valencia tiba di pelabuhan Marina Labuan Bajo, Selasa sore.

Sementara itu, jajaran kepolisian setempat menetapkan dua tersangka dalam kasus kecelakaan KM Putri Sakinah di Labuan Bajo NTT tersebut.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra mengatakan, kedua orang yang jadi tersangka yakni nahkoda kapal berinisial L dan anak buah kapal (ABK) bagian mesin berinisal M.

"Penetapan tersangka dilakukan melalui gelar perkara yang berlangsung di Ruang Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, Kamis (8/1) kemarin," kata Kombes Henry dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).

Ia menuturkan nakhoda dan seorang ABK tersebut menjadi tersangka usai penyidik memaparkan hasil penyelidikan dan penyidikan awal, termasuk keterangan saksi, ahli, dan alat bukti lainnya.

Pihaknya menilai terdapat unsur kelalaian dalam pengoperasian kapal yang berujung pada kecelakaan laut hingga menelan korban jiwa tersebut.

"Kami memastikan penanganan perkara ini berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel karena menjadi atensi serius Polda NTT," ujarnya dikutip dari Antara.

Kedua tersangka tersebut dijerat Pasal 359 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) jo Pasal 330 dan Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait kelalaian yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia.

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun dengan judul: Operasi Pencarian Resmi Ditutup, Anak Pelatih Valencia Dinyatakan Hilang, Tim SAR Tabur Bunga

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang