Mikel Merino "Pede" soal Kiprah Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026
Gelandang Timnas Spanyol, Mikel Merino, menegaskan timnya memiliki kemampuan untuk menghadapi dan mengalahkan siapa pun di Piala Dunia 2026.
Kepercayaan diri tersebut muncul setelah Timnas Spanyol menunjukkan performa konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
Spanyol datang ke turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan status salah satu kandidat juara.
Predikat itu diperoleh setelah mereka menjadi juara EURO 2024 dan terus mencatat hasil positif pada berbagai kompetisi internasional.
Spanyol Kini Dianggap Kandidat Juara
Merino mengakui pandangan publik terhadap Timnas Spanyol telah berubah dibandingkan beberapa tahun lalu.
Menurut pemain Arsenal itu, keberhasilan di EURO 2024 membuat banyak pihak mulai menempatkan Spanyol sebagai salah satu tim unggulan.
"Memang benar dulu tim-tim lain tidak menganggap kami sebagai salah satu favorit di EURO atau sebagai tim yang perlu ditakuti, tetapi berkat apa yang kami capai di kompetisi itu, dan apa yang telah kami lakukan sejak saat itu, saya rasa orang-orang sekarang melihat kami sebagai pesaing serius perebutan trofi," kata Merino dikutip dari fifa.com.
Meski mendapat banyak pujian, pemain berusia 30 tahun itu meminta rekan-rekannya tetap menjaga fokus selama turnamen berlangsung.
"Jika semua orang melihat kami seperti itu, itu karena kami telah layak mendapatkannya dan kami harus percaya pada diri sendiri. Meski begitu, kami tidak boleh terlalu percaya diri atau merasa otomatis lebih baik dari siapa pun."
Yakin Bisa Kalahkan Siapa Pun
Pertandingan FIFA Matchday Timnas Spanyol vs Mesir pada Selasa (31/3/2026 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB itu diwarnai insiden chant ofensif dari sebagian penonton yang menargetkan pemain Mesir, termasuk saat lagu kebangsaan berkumandang sebelum kickoff.
Merino menilai kepercayaan diri menjadi salah satu modal penting bagi Spanyol.
Ia percaya timnya memiliki kualitas untuk bersaing dengan negara mana pun di Piala Dunia.
"Tim mana pun bisa mengalahkan Anda di saat terbaik mereka, tetapi ini harus memicu keyakinan diri kami. Jika kami bermain dengan sepak bola terbaik kami, kami bisa mengalahkan siapa pun."
Spanyol tergabung di Grup H bersama Arab Saudi, Cape Verde, dan Uruguay.
Dari ketiga lawan tersebut, Uruguay menjadi tim dengan pengalaman paling banyak di Piala Dunia karena pernah meraih dua gelar juara dunia.
Sesuai jadwal, La Furia Roja akan membuka perjalanan mereka dengan menghadapi Cape Verde di Stadion Atlanta pada Senin (15/6/2026) pukul 23.00 WIB.
Berusaha Mengakhiri Penantian Panjang
Piala Dunia 2026 menjadi partisipasi ke-17 bagi Spanyol.
Dari 16 penampilan sebelumnya, La Furia Roja baru sekali menjadi juara, tepatnya pada edisi 2010 di Afrika Selatan.
Sejak mengangkat trofi dunia pada 2010, langkah Spanyol di Piala Dunia belum kembali mencapai babak perempat final.
Pada edisi 2022 di Qatar, mereka tersingkir di babak 16 besar setelah kalah dari Maroko melalui adu penalti.
Di fase grup turnamen tersebut, Spanyol juga hanya meraih satu kemenangan dan sempat kalah dari Jepang.
Kini, skuad asuhan Luis de la Fuente berusaha memperbaiki catatan itu pada Piala Dunia 2026.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang