Tuchel Diminta Coret Bukayo Saka dari Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
Timnas Inggris akan menjalani laga pemanasan terakhir sebelum tampil di Piala Dunia 2026.
Skuad asuhan Thomas Tuchel dijadwalkan menjalani laga persahabatan internasional. Duel Timnas Inggris vs Kosta Rika bergulir di Stadion Inter&Co, Orlando, Amerika Serikat, Kamis (11/6/2026) pukul 04.00 WIB.
Menjelang pertandingan tersebut, kondisi fisik Bukayo Saka menjadi perhatian.
Winger Arsenal itu masih dalam pemantauan setelah sempat mengalami masalah pada tendon Achilles dalam beberapa bulan terakhir.
Thomas Tuchel Masih Pantau Kondisi Bukayo Saka
Tuchel menjelaskan bahwa kebugaran Saka menjadi fokus utama tim pelatih.
Pemain berusia 24 tahun tersebut belum sepenuhnya lepas dari proses pemulihan meski sudah kembali tampil di akhir musim.
"Kita masih harus sedikit berhati-hati dengan Bukayo, yang mengalami cedera di kamp pelatihan bulan Maret dan cedera itu berlanjut hingga musim kompetisi klubnya."
"Dia siap dan bersedia bermain di akhir musim, dan melakukannya dengan sangat baik, tetapi dia diistirahatkan di antara pertandingan dan itu masih berlanjut hingga saat ini, jadi kami sedang mempersiapkannya."
Tuchel juga mengungkapkan bahwa Saka belum menjalani sesi latihan secara beruntun sejak bergabung dengan Timnas Inggris.
Staf pelatih terus memantau kondisinya agar tidak mengalami masalah lebih serius.
"Kebutuhan dan kesehatan pemain selalu menjadi prioritas utama, jadi apa yang kami lakukan sekarang, kami memantau kondisinya selama masa istirahatnya dan sekarang kami membawanya kembali ke lapangan."
Gabriel Agbonlahor Minta Saka Dicoret
Pernyataan Tuchel memunculkan tanggapan dari mantan pemain Timnas Inggris, Gabriel Agbonlahor.
Ia menilai Inggris sebaiknya tidak mengambil risiko membawa pemain yang masih bergelut dengan cedera ke Piala Dunia.
Penyerang Timnas Inggris, Bukayo Saka, merayakan golnya di adu penalti kontra Swiss pada laga perempat final Euro 2024 di Duesseldorf Arena pada Sabtu (6/7/2024).
Menurut Agbonlahor, Inggris memiliki banyak pilihan di sektor sayap untuk menggantikan Saka apabila diperlukan.
"Dia hanya absen dalam tujuh pertandingan Liga Inggris, yang sebenarnya tidak terlalu buruk, tetapi apakah kita harus merekrut pemain yang sedang mengalami masalah cedera?"
Inggris Dinilai Punya Banyak Alternatif
Agbonlahor menyebut sejumlah nama seperti Phil Foden, Jarrod Bowen, Cole Palmer, hingga Rio Ngumoha sebagai opsi bagi Tuchel.
Ia menilai kedalaman skuad Inggris cukup kuat untuk menutupi absennya Saka.
"Kami memiliki terlalu banyak pemain berbakat di posisi sayap untuk memiliki pemain yang tidak bisa berlatih setiap hari dan tidak bisa bermain penuh selama 90 menit."
"Saya menyukai Saka, tetapi jika ada yang sedang cedera, saya akan menggantinya. Saya akan mendatangkan Foden atau Palmer."
Agbonlahor juga mengingatkan bahwa pemulihan cedera Achilles sering memerlukan waktu panjang.
Oleh karena itu, ia merasa Inggris perlu mempertimbangkan kondisi Saka secara matang sebelum menetapkan skuad akhir untuk Piala Dunia 2026.
"Pemulihan cedera Achilles bisa memakan waktu sangat lama, dan saya tahu apa yang dialami Saka, dan terkadang, Anda tidak bisa pulih sepenuhnya dari cedera itu."
"Saya rasa akan ada banyak orang yang setuju dengan saya dan berkata, haruskah dia menggantinya dengan Ngumoha?" tambahnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang