Wasit Somalia Angkat Bicara Usai AS 'Rampas' Mimpi Jadi Pengadil di Piala Dunia

Somalia, Piala Dunia, Wasit Somalia Angkat Bicara Usai AS 'Rampas' Mimpi Jadi Pengadil di Piala Dunia

Omar Abdulkadir Artan, seorang wasit berkebangsaan Somalia yang ditugaskan oleh FIFA menjadi pengadil di Piala Dunia 2026.

Selangkah lagi, mimpinya menjadi kenyataan setelah melakukan penerbangan dari Turkiye ke Miami dan bergabung dengan 51 wasit lainnya di turnamen ini.

Mimpi yang sudah di depan mata justru sirna saat Artan melakukanpemeriksaan intensif selama 11 jam oleh petugas imigrasi.

Imigrasi Amerika Serikat belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan pemulangan Artan. 

Namun, Somalia termasuk salah satu negara yang tercantum dalam kebijakan larangan perjalanan yang diterapkan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

Setelah melakukan komunikasi dengan otoritas AS, FIFA selaku badan sepak bola dunia menyatakan bahwa Artan tidak akan berpartisipasi dalam turnamen tersebut.

Mimpi Jadi Wasit di Piala Dunia Sirna

Artan merupakan salah satu wasit terbaik di Somalia maupun Afrika. Beberapa turnamen elite juga pernah ia pimpin.

Artan mengatakan jika mimpinya sebagai wasit adalah pergi ke Piala Dunia. Menurutnya, hal tersebut merupakan upah dari kerja keras yang telah diperjuangkannya.

"Saya sangat, sangat kecewa," katanya kepada New York Times. 

"Saya hanyalah seorang wasit yang mencoba mewujudkan mimpinya – mimpi terbesar dalam hidup saya, untuk datang ke Piala Dunia."

Somalia, Piala Dunia, Wasit Somalia Angkat Bicara Usai AS 'Rampas' Mimpi Jadi Pengadil di Piala Dunia

Omar Abdulkadir Artan (kanan), wasit asal Somalia, dicoret dari Piala Dunia karena ditolak masuk Amerika Serikat.

"Saya punya dokumen yang lengkap dan semuanya benar. Saya punya visa yang sah," kata Artan.

Mimpi Artan sebagai wasit Somalia pertama di Piala Dunia justru terancam sirna karena kebijakan yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan profesinya.

"Ambisi setiap wasit adalah untuk pergi ke Piala Dunia," ujar Artan.

"Saat Anda terpilih, Anda merasa bahwa semua kerja keras Anda terbayar. Upaya bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil."

FIFA Cuci Tangan Kasus Wasit Somalia

FIFA memberi pernyataan tentang kasus tersebut. Dalam keterangan yang terkesan cuci tangan, FIFA mengaku tidak bisa berbuat banyak.

"FIFA dapat mengonfirmasi bahwa wasit Omar Abdulkadir Artan tidak akan dapat berlatih dan memimpin pertandingan di Piala Dunia FIFA 2026 setelah ia ditolak masuk ke Amerika Serikat."

"FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk penanggulangan visa, dan telah diberitahu oleh pihak berwenang bahwa status Artan tidak akan diubah saat ini," tulis FIFA dalam sebuah pernyataan dikutip dari Independent.

Sementara itu, Perdana Menteri Somalia Hassan Ali Khaire menyesalkan seruan tersebut. Ia berharap akan ada solusi secepatnya.

“Saya tetap berharap solusi dapat ditemukan. Sepak bola berada dalam kondisi terbaiknya ketika menyatukan orang dan merayakan prestasi, inklusi, dan kesempatan,” tegasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang