Piala Dunia 2026 Dimulai 2 Hari Lagi, Siapa Saja Jadi Favorit Juara?
- Spanyol: generasi emas baru yang semakin matang
- Perancis: finalis beruntun dengan kedalaman skuad mengerikan
- Argentina: juara bertahan yang masih lapar
- Portugal: generasi emas yang siap meledak
- Inggris: talenta besar, beban ekspektasi
- Brasil: dalam masa transisi, tapi tetap berbahaya
- Siapa paling difavoritkan?
Menjelang dimulainya Piala Dunia 2026 pada 12 Juni WIB, sejumlah analisis dan prediksi mulai mengemuka terkait tim-tim yang berpeluang menjadi juara.
Namun seperti dicatat dalam laporan CNN, memprediksi juara Piala Dunia selalu penuh ketidakpastian.
Tekanan turnamen sangat tinggi, dan selisih kualitas antartim yang tipis kerap membuat kejutan sulit dihindari.
Meski begitu, hanya delapan negara dalam sejarah yang pernah menjuarai Piala Dunia.
Menurut analisis yang diterbitkan CNN pada Senin (8/6/2026), terdapat enam negara yang saat ini paling sering masuk dalam daftar kandidat utama, yakni Spanyol, Perancis, Argentina, Inggris, Portugal, dan Brasil.
Spanyol: generasi emas baru yang semakin matang
Timnas Spanyol menjadi salah satu favorit utama. Dalam empat tahun terakhir, La Roja tampil konsisten dengan menjuarai UEFA Nations League 2022-23, Euro 2024, serta emas sepak bola putra Olimpiade Paris 2024.
Tim asuhan Luis de la Fuente ini juga melaju mulus di kualifikasi Piala Dunia zona Eropa tanpa kekalahan. Saat ini, Spanyol menempati peringkat dua dunia FIFA.
Spanyol dikenal dengan gaya permainan berbasis penguasaan bola yang kini berkembang lebih cepat dan agresif.
Mereka tidak hanya mengandalkan kontrol, tetapi juga transisi cepat dan pressing intensif setelah kehilangan bola.
Bintang muda Lamine Yamal menjadi sorotan utama. Pemain 18 tahun itu disebut-sebut sebagai salah satu talenta paling fenomenal dan bahkan digadang sebagai penerus Lionel Messi. Ia akan didukung oleh Pedri dan Nico Williams.
Perancis: finalis beruntun dengan kedalaman skuad mengerikan
Timnas Perancis datang sebagai salah satu kandidat terkuat.
Mereka tampil di dua final Piala Dunia terakhir, menjadi juara pada 2018 dan runner-up pada 2022.
Menurut CNN, Perancis memiliki salah satu lini serang paling menakutkan di turnamen ini. Nama besar seperti Kylian Mbappe tetap menjadi tumpuan utama.
Ia akan didukung oleh pemain seperti Ousmane Dembele dan Michael Olise.
Keunggulan Perancis terletak pada kombinasi pengalaman dan pemain muda. Mereka juga punya fleksibilitas taktik tinggi dan sangat berbahaya dalam skema serangan balik cepat.
Pelatih Didier Deschamps bahkan sudah memastikan turnamen ini akan menjadi yang terakhir baginya bersama Les Bleus.
Argentina: juara bertahan yang masih lapar
Status juara bertahan membuat Argentina national football team tetap menjadi kandidat kuat.
Setelah menjuarai Piala Dunia 2022, Argentina juga sukses memenangkan Copa América 2024 dan mendominasi kualifikasi Amerika Selatan.
Kekuatan mereka terletak pada intensitas permainan dan kekompakan tim yang sangat solid.
Di bawah asuhan Lionel Scaloni, Argentina tetap menjadi tim yang sangat disiplin dan fleksibel secara taktik.
Sosok Lionel Messi masih menjadi ikon utama. Meski sudah berusia 38 tahun, Messi tetap menjadi pembeda, didukung oleh pemain seperti Emiliano Martinez, Cristian Romero, serta duet lini depan Julián Álvarez dan Lautaro Martinez.
Portugal: generasi emas yang siap meledak
Portugal disebut sebagai salah satu tim yang berpotensi mengejutkan. Mereka menjuarai UEFA Nations League 2025 dan lolos dengan nyaman ke Piala Dunia.
Meski sudah berusia 41 tahun, Cristiano Ronaldo masih menjadi figur sentral. Ia tetap punya insting gol tajam dan pengalaman luar biasa di panggung besar.
Portugal juga diperkuat gelandang kreatif seperti Bruno Fernandes, Bernardo Silva, serta pemain muda seperti Vitinha.
Kombinasi ini membuat Portugal disebut memiliki salah satu skuad paling komplet di turnamen.
Inggris: talenta besar, beban ekspektasi
Timnas Inggris selalu masuk daftar kandidat juara setiap edisi Piala Dunia, meski sering gagal memenuhi ekspektasi.
Di bawah pelatih Thomas Tuchel, Inggris tampil impresif di kualifikasi dengan catatan sempurna, yakni delapan kemenangan tanpa kebobolan.
Kapten Harry Kane menjadi tumpuan utama. Ia didukung oleh Jude Bellingham dan Bukayo Saka.
Namun menurut analisis CNN, ketergantungan Inggris pada Kane bisa menjadi masalah besar jika sang striker tidak dalam kondisi terbaik atau berhasil dimatikan lawan.
Brasil: dalam masa transisi, tapi tetap berbahaya
Timna Brasil datang ke Piala Dunia dengan kondisi yang tidak ideal. Mereka bahkan hanya finis di posisi kelima kualifikasi zona CONMEBOL—hasil yang tergolong buruk untuk standar Brasil.
Sejak 2022, Brasil mengalami beberapa pergantian pelatih hingga akhirnya menunjuk Carlo Ancelotti. Perubahan ini membuat identitas tim masih dalam proses pembentukan.
Meski begitu, Brasil tetap memiliki pemain kunci seperti Vinicius Junior dan Raphinha. Namun ketergantungan pada Vinicius dan belum stabilnya posisi penyerang tengah masih menjadi perhatian.
Siapa paling difavoritkan?
Tak hanya CNN, dalam analisis yang terbitkan pada Selasa (9/6/2026), NBC Sports juga menyertakan tiga tim Eropa yakni Spanyol, Perancis, dan Inggri sebagai favorit utama juara Piala Dunia 2026 berdasarkan kedalaman skuad dan konsistensi performa.
Namun Argentina dan Brasil tidak bisa dikesampingkan, terutama karena pengalaman juara dan kualitas individu pemain mereka.
Portugal juga disebut sebagai “kuda hitam berbahaya” dengan kombinasi pengalaman Cristiano Ronaldo dan generasi muda yang sedang matang.
Pada akhirnya, seperti disimpulkan CNN, Perancis sedikit berada di atas angin berkat kedalaman skuad dan fleksibilitas taktik.
Tetapi turnamen Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 tim diprediksi akan sangat terbuka, dengan banyak pertandingan ditentukan oleh momen kecil dan detail di lapangan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang