Profil 16 Negara Eropa Peserta Piala Dunia 2026, Siapa Paling Berpeluang Juara?

Piala Dunia, Profil 16 Negara Eropa Peserta Piala Dunia 2026, Siapa Paling Berpeluang Juara?, Perancis jadi unggulan utama, Spanyol datang sebagai juara Eropa, Jerman mulai bangkit, Inggris masih bergantung pada Harry Kane, Belanda dan Portugal bisa beri kejutan, Profil 16 wakil Eropa di Piala Dunia 2026

Sejarah menunjukkan Eropa masih menjadi kekuatan terbesar di Piala Dunia.

Dari 22 edisi yang telah digelar, 12 gelar juara berhasil dibawa pulang negara-negara Eropa, lebih banyak dibanding benua mana pun.

Menjelang Piala Dunia 2026, dominasi tersebut berpeluang berlanjut.

Sejumlah tim elite seperti Perancis, Spanyol, Jerman, dan Inggris kembali masuk daftar unggulan, meski masing-masing membawa tantangan berbeda menuju turnamen di Amerika Utara mulai 12 Juni tersebut.

Berdasarkan analisis Al Jazeera terhadap 16 wakil UEFA yang lolos ke putaran final, Perancis menjadi tim yang paling dijagokan untuk mengakhiri turnamen sebagai kampiun.

Perancis jadi unggulan utama

Di atas kertas, sulit mencari kelemahan Perancis.

Les Bleus datang dengan kedalaman skuad yang luar biasa di hampir setiap posisi.

Kylian Mbappe masih menjadi tumpuan utama, didukung peraih Ballon d'Or Ousmane Dembele serta bintang muda Paris Saint-Germain, Desire Doue.

Pelatih Didier Deschamps juga memiliki motivasi tambahan. Turnamen ini akan menjadi ajang terakhirnya setelah 12 tahun menangani tim nasional.

Jika mampu membawa Perancis ke final lagi, Deschamps akan menyamai pencapaian langka dengan membawa negaranya tampil dalam tiga final Piala Dunia secara beruntun.

Perancis sebelumnya menjadi juara pada 2018 dan runner-up pada 2022.

Spanyol datang sebagai juara Eropa

Jika Perancis dianggap favorit utama, Spanyol berada tepat di belakangnya.

La Roja datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara Eropa sekaligus penghuni peringkat pertama FIFA.

Sorotan utama tentu tertuju kepada Lamine Yamal. Pemain muda Barcelona itu terus berkembang menjadi salah satu wajah baru sepak bola dunia.

Secara historis, Spanyol pernah menjuarai Piala Dunia 2010 dua tahun setelah menjadi kampiun Eropa pada 2008.

Situasi serupa kini kembali terjadi setelah mereka mengangkat trofi Euro sebelum menuju Piala Dunia 2026.

Meski demikian, Spanyol masih harus membuktikan diri setelah dua penampilan terakhir mereka di Piala Dunia berakhir mengecewakan dengan tersingkir pada babak 16 besar.

Al Jazeera memprediksi Spanyol mampu melangkah hingga final, tetapi kalah dari Perancis.

Jerman mulai bangkit

Jerman mungkin sedang mengalami masa transisi, tetapi negara empat kali juara dunia itu tetap tidak bisa diremehkan.

Die Mannschaft memang gagal lolos dari fase grup pada dua edisi Piala Dunia terakhir. Namun, generasi baru yang dipimpin Florian Wirtz dan Jamal Musiala memberi harapan besar.

Pengalaman Joshua Kimmich dan Antonio Rudiger juga masih menjadi modal penting bagi skuad asuhan Julian Nagelsmann.

Al Jazeera memperkirakan Jerman mampu menembus semifinal sebelum langkah mereka terhenti.

Inggris masih bergantung pada Harry Kane

Inggris kembali datang dengan ekspektasi tinggi, tetapi juga membawa beban sejarah yang sama.

The Three Lions belum pernah lagi menjadi juara dunia sejak 1966.

Harry Kane tetap menjadi sosok sentral. Penyerang Bayern Muenchen itu bukan hanya produktif mencetak gol, tetapi juga berperan sebagai penghubung permainan.

Meski memiliki banyak pemain bertalenta, Inggris dinilai hanya akan mencapai perempat final.

Faktor mental dan catatan buruk dalam adu penalti masih menjadi bayang-bayang yang sulit dihapus.

Belanda dan Portugal bisa beri kejutan

Belanda dan Portugal juga masuk dalam kelompok penantang.

Belanda mengandalkan pengalaman Virgil van Dijk, kreativitas Frenkie de Jong, dan ketajaman Memphis Depay.

Pelatih Ronald Koeman bahkan secara terbuka menyatakan target timnya adalah menjuarai Piala Dunia.

Namun, status "nyaris juara" masih melekat pada Oranje yang sudah tiga kali kalah di final.

Sementara itu Portugal masih memiliki Cristiano Ronaldo dan Bruno Fernandes sebagai figur utama.

Piala Dunia 2026 diperkirakan menjadi penampilan terakhir Ronaldo di panggung terbesar sepak bola dunia.

Pada usia 41 tahun, legenda Portugal itu berusaha melengkapi satu-satunya trofi besar yang belum pernah ia raih.

Meski memiliki skuad berkualitas, Portugal dinilai hanya akan mencapai babak perempat final.

Profil 16 wakil Eropa di Piala Dunia 2026

Untuk dipahami lebih dalam, berikut adalah profil singkat dari masing-masing negara wakil Eropa di Piala Dunia 2026:

  • Ranking FIFA: 3
  • Prestasi terbaik: Juara (1998, 2018)
  • Pemain kunci: Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Desire Doue
  • Prediksi Al Jazeera: Juara

Perancis datang dengan skuad paling lengkap di antara seluruh wakil Eropa.

Kedalaman pemain di hampir setiap lini membuat Les Bleus difavoritkan mengangkat trofi ketiga mereka.

Selain Mbappe yang menjadi ujung tombak, Deschamps juga memiliki banyak opsi kelas dunia di lini tengah maupun pertahanan.

2. Spanyol

  • Ranking FIFA: 1
  • Prestasi terbaik: Juara (2010)
  • Pemain kunci: Lamine Yamal, Pedri, Rodri
  • Prediksi Al Jazeera: Runner-up

Status juara Eropa dan peringkat satu dunia membuat Spanyol menjadi pesaing utama Perancis.

Lamine Yamal menjadi wajah baru La Roja yang berambisi mengulangi kisah sukses generasi emas 2010.

3. Jerman

  • Ranking FIFA: 10
  • Prestasi terbaik: Juara empat kali (1954, 1974, 1990, 2014)
  • Pemain kunci: Jamal Musiala, Florian Wirtz, Joshua Kimmich
  • Prediksi Al Jazeera: Semifinal

Meski sempat terpuruk dalam dua Piala Dunia terakhir, Jerman mulai menemukan generasi baru yang menjanjikan.

Musiala dan Wirtz dianggap sebagai fondasi kebangkitan Die Mannschaft.

4. Inggris

  • Ranking FIFA: 4
  • Prestasi terbaik: Juara (1966)
  • Pemain kunci: Harry Kane, Jude Bellingham, Bukayo Saka
  • Prediksi Al Jazeera: Perempat final

Inggris masih menunggu gelar dunia kedua setelah penantian selama 60 tahun. Harapan besar kembali dibebankan kepada Harry Kane yang kemungkinan menjalani Piala Dunia terakhirnya.

5. Portugal

  • Ranking FIFA: 6
  • Prestasi terbaik: Peringkat ketiga (1966)
  • Pemain kunci: Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes, Vitinha
  • Prediksi Al Jazeera: Perempat final

Portugal masih mengandalkan perpaduan pemain senior dan generasi baru. Turnamen ini diperkirakan menjadi kesempatan terakhir Cristiano Ronaldo meraih trofi Piala Dunia.

6. Belanda

  • Ranking FIFA: 7
  • Prestasi terbaik: Runner-up (1974, 1978, 2010)
  • Pemain kunci: Virgil van Dijk, Frenkie de Jong, Memphis Depay
  • Prediksi Al Jazeera: Perempat final

Belanda terus dibayangi status "raja tanpa mahkota" karena tiga kali kalah di final. Namun skuad asuhan Ronald Koeman diyakini tetap mampu mengganggu tim-tim unggulan.

7. Belgia

  • Ranking FIFA: 8
  • Prestasi terbaik: Peringkat ketiga (2018)
  • Pemain kunci: Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, Jeremy Doku
  • Prediksi Al Jazeera: Perempat final

Generasi emas Belgia memang mulai menua, tetapi kehadiran Doku dan Charles De Ketelaere memberi harapan baru bagi Setan Merah.

8. Kroasia

  • Ranking FIFA: 10
  • Prestasi terbaik: Runner-up (2018)
  • Pemain kunci: Luka Modric, Josko Gvardiol
  • Prediksi Al Jazeera: Perempat final

Kroasia masih menjadi salah satu negara yang paling konsisten dalam satu dekade terakhir. Namun regenerasi setelah era Modric menjadi tantangan utama.

9. Swiss

  • Ranking FIFA: 19
  • Prestasi terbaik: Perempat final
  • Pemain kunci: Granit Xhaka, Manuel Akanji
  • Prediksi Al Jazeera: Babak 32 besar

Swiss lolos dengan catatan impresif setelah hanya kebobolan dua gol sepanjang kualifikasi.

10. Austria

  • Ranking FIFA: 24
  • Prestasi terbaik: Peringkat ketiga
  • Pemain kunci: David Alaba, Marcel Sabitzer, Marko Arnautovic
  • Prediksi Al Jazeera: Fase grup

Austria kembali ke Piala Dunia setelah absen selama 28 tahun dan berharap mengulang kejutan seperti di Euro 2024.

11. Turkiye

  • Ranking FIFA: 22
  • Prestasi terbaik: Peringkat ketiga (2002)
  • Pemain kunci: Arda Guler, Kenan Yildiz
  • Prediksi Al Jazeera: Babak 32 besar

Turkiye datang dengan generasi muda yang dianggap paling menjanjikan sejak era semifinalis Piala Dunia 2002.

12. Norwegia

  • Ranking FIFA: 32
  • Prestasi terbaik: Babak 16 besar
  • Pemain kunci: Erling Haaland, Martin Odegaard
  • Prediksi Al Jazeera: Babak 32 besar

Kembalinya Norwegia ke Piala Dunia setelah 28 tahun menjadi salah satu cerita menarik. Haaland menjadi tumpuan utama untuk membawa negaranya melangkah jauh.

13. Republik Ceko

  • Ranking FIFA: 43
  • Prestasi terbaik: Runner-up (1962)
  • Pemain kunci: Patrik Schick
  • Prediksi Al Jazeera: Fase grup

Republik Ceko kembali ke Piala Dunia setelah 20 tahun absen, tetapi tidak lagi memiliki banyak bintang seperti generasi sebelumnya.

14. Skotlandia

  • Ranking FIFA: 43
  • Prestasi terbaik: Fase grup
  • Pemain kunci: Andy Robertson, Scott McTominay, John McGinn
  • Prediksi Al Jazeera: Babak 32 besar

Skotlandia berharap memecahkan kutukan karena belum pernah lolos dari fase grup di Piala Dunia maupun Piala Eropa.

15. Swedia

  • Ranking FIFA: 42
  • Prestasi terbaik: Runner-up (1958)
  • Pemain kunci: Alexander Isak, Viktor Gyokeres
  • Prediksi Al Jazeera: Fase grup

Daya ledak lini depan menjadi senjata utama Swedia yang kembali tampil di Piala Dunia setelah absen pada 2022.

16. Bosnia dan Herzegovina

  • Ranking FIFA: 65
  • Prestasi terbaik: Fase grup
  • Pemain kunci: Edin Dzeko, Kerim Alajbegovic
  • Prediksi Al Jazeera: Fase grup

Bosnia menjadi wakil Eropa dengan ranking FIFA terendah di turnamen. Namun kombinasi Edin Dzeko yang berusia 40 tahun dan wonderkid Kerim Alajbegovic menghadirkan cerita unik tersendiri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang