Piala Dunia 2026: Thomas Tuchel Khawatir Kondisi Stadion Raymond James
Manajer Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengungkapkan rasa waswasnya mengenai kondisi permukaan lapangan yang akan digunakan dalam pertandingan pemanasan menjelang Piala Dunia 2026.
Rasa cemas tersebut muncul setelah ia melihat sejumlah foto yang menunjukkan kondisi Stadion Raymond James yang tampak kurang ideal untuk menggelar laga sepak bola level internasional.
Meski mengakui adanya rasa khawatir, Thomas Tuchel tetap menegaskan bahwa situasi ini tidak akan mengganggu rencana taktis maupun daftar pemain yang sudah disiapkan.
Skuad berjuluk The Three Lions itu dijadwalkan akan menjalani laga persahabatan melawan Selandia Baru di stadion tersebut sebelum melanjutkan perjalanan panjang mereka di ajang Piala Dunia 2026.
Persiapan Timnas Inggris sempat terusik laporan mengenai penggunaan lapangan 'pasang dan mainkan' (plug and play) yang baru saja dipasang seminggu lalu di stadion yang biasanya menggunakan permukaan buatan tersebut.
Inspeksi Langsung Jadi Kunci
Staf lapangan dari Asosiasi Sepak Bola (FA) pun dilaporkan segera berkoordinasi dengan pengelola stadion untuk memastikan keamanan para pemain.
Menanggapi hal tersebut, sang pelatih asal Jerman menyatakan keinginan untuk melakukan pemeriksaan langsung sebelum memutuskan perubahan rencana.
"Saya melihat foto dari seorang jurnalis yang membuat saya sedikit khawatir dan cemas, tetapi mari kita putuskan ketika kita sudah berada di sana," kata Tuchel.
"Jika ada masalah, kita selalu bisa mengatasinya. Rencananya adalah bermain selama 45 menit dengan dua tim lengkap, untuk memberikan kesempatan bermain yang sama kepada semua orang."
"Kemudian kita bisa melanjutkan selama tiga hari berikutnya dengan beban latihan yang sama. Itulah rencananya dan saat ini kita tetap berpegang pada rencana tersebut," lanjutnya.
Uji Kedalaman Skuad di Florida
Dalam masa persiapan di Florida ini, skuad Inggris saat ini belum diperkuat oleh beberapa pilar utama seperti pemain Arsenal, Eberechi Eze, Noni Madueke, Declan Rice, dan Bukayo Saka yang masih menjalani masa istirahat pasca-final Liga Champions.
Namun, Thomas Tuchel optimistis dengan kondisi 27 pemain yang ada saat ini, sembari menerima jaminan dari otoritas terkait bahwa lapangan akan layak digunakan saat kick-off.
Setelah laga melawan Selandia Baru dan pertandingan persahabatan lainnya melawan Kosta Rika pada 10 Juni, skuad akan pindah ke markas permanen di Kansas City.
Timnas Inggris harus bersiap menghadapi tantangan di Grup L, yang diawali dengan pertandingan melawan Kroasia pada 17 Juni di Dallas, sebelum nantinya berhadapan dengan Ghana dan Panama.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang