Nagatomo Ungkap Pelajaran Penting Jepang Jelang Piala Dunia 2026

Hajime Moriyasu, Nagatomo Ungkap Pelajaran Penting Jepang Jelang Piala Dunia 2026

Timnas Jepang menaruh perhatian besar pada adaptasi cuaca menjelang Piala Dunia 2026.

Samurai Blue kini menjalani pemusatan latihan di Monterrey, Meksiko, dengan fokus utama membiasakan diri menghadapi temperatur tinggi yang diperkirakan menjadi tantangan selama turnamen.

Laporan dari media Jepang, The Mainichi, bahkan mengutarakan latihan tim asuhan Hajime Moriyasu pada Rabu (4/6/2026) harus dimulai lebih lambat karena kondisi lapangan latihan yang terdampak cuaca panas.

Dengan suhu mencapai sekitar 30 derajat Celsius, sejumlah pemain memilih berlatih menggunakan pakaian lengan panjang untuk membantu proses adaptasi tubuh terhadap kondisi yang akan mereka hadapi selama fase grup.

Bek Werder Bremen, Yukinari Sugawara, menjadi salah satu pemain yang menjalani metode tersebut bersama beberapa rekan setimnya.

Jepang Fokus Adaptasi Panas dan Kelembapan

Winger senior Junya Ito mengungkapkan bahwa staf pelatih secara khusus memberikan arahan terkait cara menghadapi cuaca panas dan lembap yang diprediksi akan berlangsung hingga malam hari di sejumlah kota tuan rumah.

Menurut Ito, para pemain bahkan diminta mengubah rutinitas pemulihan setelah latihan.

"Kami diberi tahu untuk tidak langsung masuk ke bak es setelah latihan. Mereka mengatakan hal itu tidak baik untuk proses adaptasi terhadap cuaca panas," ujar Ito seperti dikutip dari Kyodo News.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya Jepang mempersiapkan kondisi fisik secara maksimal sebelum memasuki turnamen.

Pada fase grup, Jepang dijadwalkan memainkan pertandingan di Dallas dan Monterrey, dua kota yang dikenal memiliki suhu tinggi selama musim panas.

Nagatomo Belajar dari Pengalaman Piala Dunia 2014

Bek veteran Yuto Nagatomo yang bersiap menjalani Piala Dunia kelimanya menilai kemampuan beradaptasi dengan lingkungan menjadi faktor krusial dalam kompetisi sekelas Piala Dunia.

Pemain berusia 39 tahun itu mengaku kembali menonton rekaman pertandingan Jepang melawan Pantai Gading pada Piala Dunia 2014 di Brasil.

Dalam laga tersebut, Jepang sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya kalah 1-2 setelah performa tim menurun pada babak kedua.

Hajime Moriyasu, Nagatomo Ungkap Pelajaran Penting Jepang Jelang Piala Dunia 2026

Pemain timnas Jepang Yuto Nagatomo (tengah) tampak dalam sesi Latihan di Lapangan A, Gelora Bung Karno, Rabu (13/11/2024). Jepang akan menghadapi Indonesia dalam matchday kelima Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (15/11/2024).

"Saya menyadari bahwa sejak sekitar menit ke-20, bukan hanya energi saya yang menurun, tetapi performa tim secara keseluruhan juga mulai turun," kata Nagatomo.

Menurut dia, pemahaman mengenai kondisi tubuh dan cara meningkatkan performa dalam cuaca ekstrem menjadi bekal penting yang dapat dibagikan kepada para pemain muda.

"Mengelola kondisi fisik dan memahami cara meningkatkannya sangat penting. Saya bisa membagikan pengalaman itu kepada rekan-rekan yang lebih muda," ujar mantan pemain Inter Milan tersebut.

Jepang Incar Kiprah Lebih Jauh di Piala Dunia 2026

Timnas Jepang akan memulai perjalanan mereka di Grup F dengan menghadapi Belanda pada 14 Juni di Dallas Stadium.

Setelah itu, Samurai Blue bertemu Tunisia di Monterrey pada 20 Juni sebelum kembali ke Dallas untuk menghadapi Swedia pada 25 Juni.

Piala Dunia 2026 menjadi penampilan kedelapan beruntun timnas Jepang sejak debut mereka pada edisi 1998.

Dalam empat kesempatan sebelumnya, Jepang berhasil lolos dari fase grup, yakni pada 2002, 2010, 2018, dan 2022.

Sejak 2023, Jepang juga konsisten bertahan di jajaran 20 besar peringkat FIFA dan kini memiliki kedalaman skuad yang mayoritas diperkuat pemain yang berkarier di Eropa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang