Meksiko Memanas Jelang Piala Dunia 2026, Demonstran Serbu Gedung Pemerintah

sepak bola, guru, Piala Dunia 2026, Claudia Sheinbaum, Meksiko Memanas Jelang Piala Dunia 2026, Demonstran Serbu Gedung Pemerintah

Demonstrasi guru di Meksiko memanas beberapa hari menjelang pembukaan Piala Dunia 2026.

Para pengunjuk rasa menyerbu gedung Kementerian Pendidikan di Mexico City pada Rabu (3/6/2026), saat pemerintah tengah bersiap menyambut turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.

Aksi itu terjadi di tengah meningkatnya tekanan dari kelompok guru yang menuntut kenaikan gaji dan pencabutan undang-undang pensiun.

Piala Dunia 2026 dijadwalkan mulai bergulir pada 11 Juni di Stadion Azteca, Mexico City, dengan Meksiko menjadi tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada.

Pengunjuk rasa terobos gedung kementerian

Kelompok pengunjuk rasa tersebut merupakan bagian yang memisahkan diri dari serikat guru CNTE.

Mereka menggunakan tiang lampu jalan sebagai alat untuk menerobos masuk ke markas Kementerian Pendidikan di ibu kota Meksiko.

Sumber dari kementerian menyebutkan, pengunjuk rasa merusak pos penjagaan dan memecahkan kaca jendela gedung.

Tayangan televisi Meksiko juga memperlihatkan kebakaran kecil di lokasi kejadian.

Aksi tersebut menjadi salah satu rangkaian protes besar yang digelar menjelang pembukaan Piala Dunia 2026.

Pada Selasa (2/6/2026), para guru yang berunjuk rasa merobohkan patung-patung pemain sepak bola berukuran besar di salah satu jalan utama ibu kota.

Patung setinggi sekitar lima meter itu dipasang sebagai bagian dari suasana penyambutan Piala Dunia.

Sheinbaum menolak represi jelang Piala Dunia

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyatakan, pemerintah tidak akan terpancing menggunakan represi terhadap demonstran menjelang Piala Dunia 2026.

“Mereka ingin kita menggunakan represi menjelang Piala Dunia,” kata Sheinbaum dalam konferensi pers hariannya, Rabu.

Sheinbaum menegaskan, pemerintah tidak akan mengambil langkah tersebut.

Pernyataan itu disampaikan setelah aparat keamanan sempat menembakkan gas air mata kepada sekelompok guru pada Senin (1/6/2026).

Polisi menggunakan gas air mata untuk mencegah massa mencapai alun-alun Zocalo, lokasi pembangunan area “Fan Fest” Piala Dunia 2026.

Namun, pada Selasa, aparat tidak melakukan intervensi ketika pengunjuk rasa merobohkan patung-patung pemain sepak bola di jalan utama ibu kota.

Sheinbaum kemudian menyerukan dialog dengan para pengunjuk rasa sebagai jalan penyelesaian.

Guru tuntut kenaikan gaji dan perubahan aturan pensiun

Para guru mengancam akan melanjutkan aksi selama Piala Dunia jika pemerintah tidak menanggapi tuntutan mereka.

Tuntutan utama mereka mencakup kenaikan gaji dan pencabutan undang-undang pensiun.

Pemerintah Meksiko sebelumnya telah menyetujui kenaikan gaji sebesar sembilan persen bersama CNTE.

Namun, angka itu masih jauh dari tuntutan sebagian guru yang meminta kenaikan hingga 100 persen.

Gaji kotor bulanan awal seorang guru sekolah negeri di Meksiko setara dengan 967 dollar AS atau sekitar Rp 17,4 juta.

Gelombang protes tersebut menambah sorotan terhadap kesiapan Meksiko sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang