Piala Dunia 2026: Boyong Koki Khusus, Norwegia Terbangkan Setengah Ton Ikan
Norwegia resmi bertolak ke Amerika Serikat demi menyongsong pergelaran akbar Piala Dunia 2026 musim panas ini.
Namun, armada asuhan Stale Solbakken tersebut ternyata tidak hanya memboyong deretan pemain bintang papan atas mereka di dalam rombongan penerbangan menuju Negeri Paman Sam.
Langkah ekstra ini diambil demi mendongkrak performa tim karena sejarah mencatat rekor Norwegia di ajang prestisius ini tidak terlalu mentereng.
Sebab, keikutsertaan kali ini baru menjadi kesempatan keempat bagi mereka untuk tampil di putaran final, sekaligus menjadi penampilan perdana sejak terakhir kali lolos pada edisi 1998 silam.
Pada turnamen yang berlangsung di Prancis 28 tahun lalu, mereka sukses melaju dari fase grup berkat pilar legendaris seperti Ole Gunnar Solskjaer, Tore Andre Flo, dan Ronny Johnsen, sebelum akhirnya disingkirkan oleh Italia di babak 16 besar.
Jaga Kualitas Gizi dan Gandeng Ahli Kuliner
Kini, dengan generasi baru yang dihuni pemain kelas dunia seperti Erling Haaland dan Martin Odegaard, tim yang tergabung dalam Grup I bersama Perancis, Senegal, dan Irak ini sangat serius mempersiapkan diri.
Demi memaksimalkan kebugaran dan menyokong asupan gizi terbaik bagi para atlet, manajemen tim sampai merekrut dua koki terbaik di negaranya untuk mengawal seluruh sajian makanan sepanjang turnamen berlangsung.
Sosok Aron Espeland, yang merupakan pemenang Olimpiade Kuliner bersama tim nasionalnya pada 2020, didapuk bekerja sama dengan Eirik Tufte serta juru masak internal tim senior.
Langkah ini diambil guna mendukung Erling Haaland dan anggota skuad lainnya mendapatkan makanan bermutu tinggi yang diolah langsung dari komoditas otentik asal tanah air mereka yang diterbangkan langsung ke Amerika Serikat.
"Bisa berdiri di AS dan berkata, 'Saya sebenarnya kenal orang yang memetik tomat ini atau orang yang menangkap ikan halibut ini,' itu sungguh keren," kata Espeland kepada publikasi Norwegia VG dikutip dari Metro UK, Kamis (4/6/2026).
"Kami juga agak aneh. Kami menginginkan apa yang menurut kami baik, dan bekerja dengan bahan-bahan Norwegia terbaik yang tersedia."
"Mampu menyajikannya ketika benar-benar dibutuhkan adalah sesuatu yang kami banggakan, baik kebanggaan kami sendiri maupun kebanggaan Norwegia," lanjutnya.
Momen selebrasi gol Jorgen Strand Larsen dalam pertandingan sepak bola Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Italia dan Norwegia, di Stadion San Siro, di Milan, pada 16 November 2025. (Foto oleh Alberto PIZZOLI / AFP)
"Tidak mudah menerbangkan setengah ton ikan ke AS. Kami berusaha untuk tidak terlalu banyak memesan sekaligus, tetapi memesan lagi jika diperlukan."
"Agak sulit untuk mengatakan bahwa kita akan memiliki jumlah yang tepat, tetapi setidaknya akan membutuhkan 300 kilogram ikan merah."
Selain logistik berupa ikan segar seberat setengah ton, rombongan juga turut membawa pasokan khusus berupa 116 kilogram keju cokelat khas lokal.
Penambahan menu tradisional ini ditujukan agar para pemain tetap merasakan atmosfer kehangatan rumah sendiri meskipun tengah berada jauh di luar negeri.
Skuad besutan Solbakken saat ini sudah mendarat di Greensboro, North Carolina, yang menjadi markas pelatihan mereka sebelum melakoni laga uji coba pemanasan melawan Maroko pada Minggu, 7 Juni di New Jersey.
Ambisi Besar Erling Haaland di Gillette Stadium
Perjalanan mereka di fase grup akan secara resmi dimulai pada 16 Juni mendatang dengan meladeni kekuatan Irak di Stadion Gillette yang terletak di Foxborough, Massachusetts.
Arena tersebut biasanya menjadi rumah bagi klub olahraga setempat, New England Patriots dan New England Revolution.
Menanggapi harapan tinggi publik terhadap kiprah internasionalnya, sang penyerang andalan asal Manchester City angkat bicara via Reuters.
"Sejak saya melakukan debut internasional pada tahun 2019, tujuan besar saya adalah membawa Norwegia ke Piala Dunia dan Kejuaraan Eropa."
"Ada banyak tekanan pada saya, tetapi saya menyukai tekanan itu. Saya akan memberikan banyak tekanan pada Erling Haaland jika saya bukan Erling Haaland sendiri."
“Kita sekarang memiliki generasi yang luar biasa dan saya ingin membangunnya,” tambahnya.
“Saya ingin mengembangkan seluruh federasi dan segala sesuatu di sekitarnya untuk menjadi negara sepak bola yang besar. Itulah tujuan saya.”
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang