Terkuak Alasan Messi Berlatih Terpisah dari Skuad Argentina Jelang Piala Dunia 2026

Penyerang Argentina bernomor punggung 10, Lionel Messi
Penyerang Argentina bernomor punggung 10, Lionel Messi

 Timnas Argentina mendapat sedikit gangguan menjelang dimulainya Piala Dunia 2026. Sorotan tertuju kepada Lionel Messi yang tidak mengikuti sesi latihan penuh saat La Albiceleste menggelar pemusatan latihan perdana di Kansas City, Amerika Serikat.

Keputusan Messi berlatih terpisah dari rekan-rekannya langsung memunculkan berbagai spekulasi. Maklum, sang kapten merupakan sosok sentral dalam upaya Argentina mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih di Qatar 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, absennya Messi dari latihan utama ternyata bukan tanpa alasan. Bintang Inter Miami tersebut masih menjalani program pemulihan setelah mengalami kelelahan otot pada bagian hamstring kiri sejak akhir Mei lalu.

Pada sesi latihan yang berlangsung Senin waktu setempat, Messi hanya menjalani latihan khusus bersama sejumlah pemain lain yang juga tengah dipantau kondisi fisiknya. Pemain berusia 38 tahun itu terlihat tidak mengikuti seluruh rangkaian latihan yang dipimpin pelatih Lionel Scaloni.

Meski demikian, kabar terbaru dari kubu Argentina cukup menenangkan para pendukung. Kondisi Messi disebut terus menunjukkan perkembangan positif dan diyakini tidak akan menghalanginya tampil saat laga pembuka Piala Dunia 2026.

"Asosiasi Sepak Bola Argentina memastikan para pemain yang mengalami gangguan kebugaran terus menjalani program pemulihan khusus," demikian pernyataan resmi federasi.

"Para pemain yang mengalami masalah kebugaran atau cedera terus bekerja sama dengan tim fisioterapis dengan latihan individu di lapangan dan menunjukkan kemajuan positif," sambungnya.

Bukan hanya Messi yang mendapat perhatian khusus dari tim medis. Kiper utama Emiliano Martinez, gelandang muda Nico Paz, dan Thiago Almada juga menjalani pemantauan karena kondisi kebugaran mereka belum sepenuhnya ideal.

Argentina sendiri masih memiliki waktu untuk mematangkan persiapan sebelum memulai perjalanan di Piala Dunia 2026. Juara bertahan itu dijadwalkan menjalani laga uji coba terakhir menghadapi Islandia sebelum membuka perjuangan di Grup J.

Pada pertandingan pertama fase grup yang berlangsung 16 Juni mendatang, Argentina akan menghadapi Aljazair. Setelah itu, mereka dijadwalkan bertemu Austria dan Yordania.

Bagi Messi, Piala Dunia 2026 bukan sekadar turnamen biasa. Ini menjadi edisi keenam yang diikutinya sepanjang karier, sebuah rekor yang semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola.

Selain itu, Messi juga masih berpeluang memburu sejumlah catatan prestisius. Hingga saat ini, pemilik delapan Ballon d'Or tersebut telah mengoleksi 13 gol di ajang Piala Dunia.

Artinya, ia hanya terpaut tiga gol dari rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen yang masih dipegang legenda Jerman, Miroslav Klose, dengan torehan 16 gol.

Tak hanya itu, Messi juga telah mencatatkan 198 penampilan bersama tim nasional Argentina sejak melakoni debut pada 2005. Jumlah tersebut menjadikannya pemain dengan caps terbanyak sepanjang sejarah La Albiceleste.

Meski berstatus juara bertahan, Argentina ternyata bukan unggulan utama untuk kembali mengangkat trofi. Berdasarkan prediksi superkomputer Opta, peluang Argentina menjadi juara berada di angka 10,4 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Angka tersebut masih berada di bawah Spanyol yang memiliki peluang 16,1 persen, Prancis 13 persen, dan Inggris 11,2 persen. Karena itu, kondisi kebugaran Messi menjadi salah satu faktor yang terus dipantau.

Argentina berharap latihan terpisah yang dijalani sang kapten hanyalah langkah pencegahan, bukan pertanda masalah yang bisa mengganggu misi mereka mempertahankan mahkota juara dunia.