Mengapa Jangan Simpan Roti di Kemasan Plastiknya?
Pernah menyimpan roti di dalam plastik kemasannya? Plastik memang terlihat mudah ditutup kembali dan kedap udara, tapi roti bisa lebih cepat rusak.
Lokasi penyimpanan dan iklim sangat menentukan seberapa cepat roti akan berjamur, dilansir dari Mashed, Kamis (14/5/2026). Lantas, bagaimana cara menyimpan yang benar?
Jangan simpan roti di kemasan plastik, mengapa?
Udara bisa terperangkap di dalam kemasan
Jika lingkungan rumahmu lembap, kemasan plastik umumnya memerangkap uap air di dalam kantong. Uap air yang terperangkap ini menciptakan kondisi yang sangat disukai oleh jamur.
Sebaliknya, jika lingkungan rumahmu kering, kemasan plastik bisa menutup aliran udara. Tanpa adanya aliran udara yang cukup, roti akan menjadi cepat keras dan terasa hambar.
Salah satu contohnya adalah ketika cuaca panas dan mungkin kamu membuka dan menutup plastik roti berkali-kali dalam sehari. Setiap kali kamu membukanya, uap air masuk ke dalam kantong.
Kemasan plastik hanya bisa bekerja dengan baik jika rumahmu tidak terlalu lembap atau terlalu kering.
Selain itu, kamu harus rutin memastikan plastik tertutup sangat rapat setiap saat. Sebab, jika tidak, kualitas roti akan langsung menurun drastis.
Apa tanda roti sudah tidak layak makan?
Sebaiknya jangan simpan roti dalam plastik kemasan karena bisa membuatnya cepat rusak. Mengapa demikian?
Ketika roti sudah tak layak makan, tanda yang paling mudah dikenali adalah munculnya jamur secara visual. Misalnya ada bercak berwarna hijau, biru, putih, atau bahkan hitam pada permukaan roti.
Jika melihat satu saja bercak jamur, segera buang seluruh bagian roti tersebut. Jangan buang bagian yang ada jamurnya saja karena jamur menyebar cukup cepat melalui serat-serat roti sebelum terlihat di permukaan.
Selain melihat, gunakan juga indra penciumanmu. Roti yang sudah basi biasanya memiliki aroma yang asam, bau apak, atau bau aneh lainnya.
Bagaimana cara menyimpan roti yang baik?
Perhatikan iklim dan jenis roti
Ilustrasi roti brioche. Sebaiknya jangan simpan roti dalam plastik kemasan karena bisa membuatnya cepat rusak. Mengapa demikian?
Pada dasarnya, cara menyimpan roti yang baik bergantung pada iklim dan lokasi penyimpanan roti di rumah.
Dilansir dari The Kitchn, ada yang bisa menyimpan roti di dalam kemasan plastiknya, tapi diletakkan di dalam lemari yang gelap dan jauh dari sinar matahari, serta bebas dari kelembapan.
Tidak hanya itu, jenis rotinya pun sebaiknya diperhatikan. Roti yang ditambahkan lemak, seperti challah dan brioche, akan tahan lebih lama.
Sementara itu, baguette bisa lebih cepat basi karena bentuknya yang ramping dan minim lemak. Sebaiknya roti ini dimakan pada hari yang sama saat dipanggang, dikutip dari Epicurious.
Sebaiknya jangan simpan roti dalam plastik kemasan karena bisa membuatnya cepat rusak. Mengapa demikian?
Roti sebaiknya segera dihabiskan. Namun, jika kamu ingin menyimpannya lebih dari dua hari, pindahkan roti ke kantong berbahan linen yang bisa melindungi roti, sekaligus tetap menjaga sirkulasi udara tanpa memerangkap kelembapan.
Pilihan lainnya adalah menggunakan pembungkus beeswax wrap, yang mirip plastik pembungkus tapi tidak sepenuhnya kedap udara. Pembungkus ini juga mampu menjaga roti tetap segar tanpa membuatnya menjadi basah akibat uap air.
Toko roti juga biasanya memberikan kantong kertas. Namun, kantong kertas umumnya hanya cocok jika roti langsung habis dimakan hari itu juga.
Jika punya stok roti yang banyak, manfaatkanlah freezer. Iris roti terlebih dahulu sebelum dibekukan sehingga kamu bisa ambil beberapa jika ingin menyantapnya.
Bungkuslah irisan roti secara rapat dengan plastik pembungkus guna meminimalkan kontak dengan udara, kemudian tambahkan lapisan plastik lagi atau aluminium foil sebagai perlindungan ganda.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang