Casemiro Dukung Neymar Masuk Skuad Brasil di Piala Dunia 2026, Cadangan Tidak Masalah
Casemiro belum lama ini membuat pernyataan yang menyatakan dukungannya kepada Neymar agar bisa menjadi bagian dari Timnas Brasil di Piala Dunia 2026.
Daftar pemain final Timnas Brasil baru akan diumumkan pada 18 Mei, sehingga Neymar masih berpeluang mendapat kesempatan dari Carlo Ancelotti.
Casemiro mengatakan jika sang penyerang bersedia mengorbankan posisinya sebagai pemain inti demi menggapai mimpi meraih trofi Piala Dunia.
Masalah cedera yang terus-menerus telah mencegah Neymar tampil di Selecao sejak 2023, jauh sebelum Carlo Ancelotti mengambil alih pelatih kepala.
Meskipun bermasalah dari sisi kebugaran, Ancelotti tidak menutup kemungkinan untuk memasukkan pemain berusia 34 tahun itu ke dalam skuad Piala Dunia 2026.
"Menurut saya, Neymar tidak pernah memiliki masalah seperti itu. Dia bahkan memiliki usia dan pengalaman untuk menjadi salah satu kapten tim nasional," kata Casemiro kepada ESPN dikutip dari Fox Sports.
"Neymar tidak pernah memiliki peran sebagai sosok yang ingin terlihat tangguh...jika Ancelotti menawarkan (peran sebagai pemain cadangan) kepadanya, saya pikir dia akan ingin bergabung dengan tim nasional, karena dia ingin (bermain di Piala Dunia)," sambungnya.
Carlo Ancelotti Sosok yang Tepat Untuk Neymar
Carlo Ancelotti dikenal sebagai pelatih yang memiliki kemampuan mengelola ego besar dan rotasi skuad yang kompleks.
Casemiro menegaskan bahwa tidak ada orang lain yang lebih mampu menangani pemain sekaliber dan sebugar Neymar.
Ancelotti memiliki pengalaman menghadapi bintang-bintang veteran di Real Madrid dan AC Milan. Artinya, hal yang sama akan ia lakukan kepada Neymar di Timnas Brasil.
"Jadi, saya ulangi, ini bukan yang akan dipikirkan Ancelotti. Jadi saya pikir berita mengejutkan itu adalah milik Ancelotti, dan tidak ada pelatih yang lebih baik di dunia, dengan pengalaman lebih banyak di dunia, untuk menangani situasi seperti itu," kata Casemiro.
"Jadi, saya yakin bahwa keputusan yang dia buat akan selalu demi kepentingan terbaik tim."
Pemain Brasil, Neymar dan Dani Alves setelah laga perempat final Piala Dunia 2022 antara Kroasia vs Brasil di Stadion Education City pada 9 Desember 2022. Terkini, keluarga Neymar membantu Dani Alves yang dijatuhi hukuman 4,5 tahun penjara dan denda Rp 2,5 miliar.
Kondisi Fisik Jadi Perhatian
Casemiro meminta Neymar tak mendengarkan komentar apapun dari publik tentang kondisinya.
"Ini menyebalkan karena semua orang membicarakan [Neymar di Piala Dunia], semua orang bertanya, dan semua orang menjawab. Terutama saya."
"Tetapi menurut saya sangat jelas: Neymar tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun," kata Casemiro.
Pemain Manchester United itu bahkan menganggap kemampuan sang pemain tidak perlu diragukan lagi.
"Semuanya bergantung pada apakah dia bisa mendekati kondisi fisik terbaiknya. Karena dari segi bakat, tidak perlu diperdebatkan lagi betapa hebatnya dia sebagai pemain."
Tugas berat sang pemain saat ini adalah mengembalikan kondisi fisiknya yang sempat diragukan oleh staf pelatih Brasil.
Namun demikian, baru-baru ini ia kembali beraksi bersama Santos, meski masih berusaha menemukan ritme terbaiknya.
"Pertanyaan besar di sini adalah bagian fisiknya. Saya mengerti staf pelatih sedang menganalisis ini dan Ancelotti telah memperjelasnya dalam wawancara.
"Jika kondisi fisiknya baik, maka tidak perlu diperdebatkan. Dia harus bermain. Dia adalah bintang tim, andalan tim. Tetapi terserah padanya untuk menjaga kebugaran fisiknya," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang