Bursa Asia Terguncang Usai Trump Perpanjang Gencatan Senjata AS-Iran, Ancam Blokade Laut Berlanjut
Trump menyinggung Pemerintah Iran terpecah belah serta mengklaim gencatan sejata kali ini merupakan permintaan Marsekal Lapangan Asim Munir dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dari Pakistan. Trump menambahkan gencatan senjata akan diperpanjang hingga Teheran mengajukan proposal atau diskusi dan militer AS akan melanjutkan blokade pelabuhan Iran.
"Kami telah diminta untuk menunda serangan kami terhadap negara Iran sampai para pemimpin dan perwakilan mereka dapat mengajukan proposal yang terpadu,” tulis Trump dalam unggahan terbaru di Truth Social .
Dari kawasan regional, Jepang melaporkan ekspor naik untuk bulan ketujuh berturut-turut sehingg mencatatkan surplus perdagangan sebesar 667 miliar yen atau sekitar U$4,18 miliar pada bulan Maret 2026 dibandingkan dengan perkiraan surplus sebesar 1,1 triliun yen, menurut data dari Reuters. Fokus juga akan tertuju pada pertemuan kebijakan Bank Sentral Jepang pada pekan depan.
Ilustrasi Donald Trump dan blokade AS terhadap Iran
Mengutip CNBC Internasional, indeks Nikkei 225 tergerus 0,41% persen. Indeks Topix melemah 0,67 persen.
Di Korea Selatan, indeks Kospi naik tipis 0,16 persen setelah mencapai rekor tertinggi pada perdagangan Selasa, 21 April 2026. Indeks Kosdaq yang terdiri daru perusahaan berkapitalisasi kecil menyusut 0,42 persen.
Di Australia, indeks S&P/ASX 200 turun 0,59 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong berjangka berada di 26.221 atau lebih rendah dari penutupan terakhir pada area 26.487,48.