Trump Blokade Selat Hormuz, Iran Peringatkan Harga BBM AS Bakal Melonjak Tajam

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf merespon pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memerintahkan Angkatan Laut AS untuk memblokir Selat Hormuz. Dalam responnya, Qalibaf memperingatkan warga Amerika Serikat agar ‘menikmati’ harga bensin saat ini.

Ia mengatakan dalam waktu dekat, Amerika Serikat justru akan ‘rindu’ dengan harga BBM di kisaran 4 hingga 5 dolar atau setara Rp65 ribu hingga Rp80 ribu  per galon di tengah ancaman AS yang ingin memberlakukan blockade laut terhadap Pelabuhan-pelabuhan Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir laman presstv.ir, Senin 13 April 2026,seperti diketahui saat ini harga rata-rata bensin regular di AS berada di angka 4,125 dolar per galon atau setara Rp 66 ribu per galon. Angka itu sudah naik lebih dari 40 persen dibandingkan sebelum perang, yang berada di kisaran 2,98 dolar per galon atau setara Rp 48 ribu per galon.

Para ahli juga memperingatkan harga masih bisa terus melonjak jika blokade tersebut mengganggu pasar energi global.

Sebagai informasi, sejak perang antara AS-Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari, Teheran telah membatasi lalu lintas di Selat Hormuz.

Angkatan Laut Garda Revolusi Iran pekan lalu menyatakan bahwa selat tersebut tidak akan pernah kembali seperti sebelumnya, terutama bagi AS dan Israel.

Iran masih mengizinkan kapal dari negara-negara netral, seperti China, untuk melintas, namun melarang kapal yang terkait dengan negara-negara yang dianggap sebagai pihak agresor beserta pendukungnya.

Parlemen Iran juga tengah membahas rancangan undang-undang yang akan memberlakukan biaya transit dalam mata uang nasional serta secara tegas melarang kapal AS dan Israel melintas.

Komando Pusat AS menyatakan bahwa blokade akan berlaku untuk semua kapal dari berbagai negara yang masuk atau keluar dari pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman, mulai pukul 10 pagi waktu Timur pada hari Senin.

Trump juga mengancam akan mencegat kapal mana pun di perairan internasional yang diketahui telah membayar biaya kepada Iran.

Garda Revolusi Iran (IRGC) memperingatkan bahwa setiap kapal militer yang mendekati selat tersebut akan dihadapi dengan “kekuatan tegas”, serta menegaskan bahwa jalur perairan itu masih berada di bawah kendali Iran.

Dampak ekonomi dari konflik ini mulai terasa bagi masyarakat Amerika.

Inflasi pada bulan Maret naik 0,9 persen, yang sebagian besar dipicu oleh kenaikan harga energi. Harga bensin bahkan melonjak hingga 21,2 persen hanya dalam satu bulan, kenaikan terbesar sejak tahun 1967.

Trump pada hari Minggu juga mengakui bahwa harga bahan bakar kemungkinan belum akan turun sebelum pemilu paruh waktu pada November.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bisa saja tetap sama, atau mungkin sedikit lebih tinggi,” ujarnya kepada Fox News.

Tingkat persetujuannya pun turun tiga poin, seiring meningkatnya kekhawatiran publik terhadap dampak ekonomi dari perang tersebut.