Di Ujung Tanduk, Peluang Neymar ke Piala Dunia 2026

Neymar, timnas Brasil, Di Ujung Tanduk, Peluang Neymar ke Piala Dunia 2026

Nasib Neymar bersama Timnas Brasil jelang Piala Dunia 2026 berada di ujung tanduk. 

Sang pemain disebut hanya memiliki waktu kurang dari dua bulan untuk meyakinkan Carlo Ancelotti agar kembali dipanggil ke skuad Selecao.

Kondisi tersebut membuat peluang sang kapten Brasil saat menyabet medali emas pertama mereka di Olimpiade 2016 untuk tampil di Piala Dunia mendatang semakin menipis.

Dilansir dari Diario AS performa Neymar dalam beberapa waktu terakhir memang jauh dari kata ideal. 

Kondisi Fisik Jadi Kendala Utama

Setelah sempat absen panjang akibat cedera ligamen, ia kembali harus menjalani operasi tambahan pada akhir 2025 demi memulihkan kondisi fisiknya.

Situasi ini membuat kebugaran Neymar yang kini berusia 34 tahun belum sepenuhnya pulih,  dan menjadi perhatian utama bagi tim pelatih timnas Brasil. 

Ancelotti menegaskan bahwa hanya pemain dalam kondisi terbaik yang akan dipanggil.

Neymar, timnas Brasil, Di Ujung Tanduk, Peluang Neymar ke Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, tetap memberikan pujian kepada para pemainnya meskipun tim Samba mengalami kekalahan 0-1 dari Bolivia dalam laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol pada Rabu (10/9/2025) pagi WIB.

“Jika dia mencapai kondisi 100%, maka ya, dia bisa dimasukkan. Mengapa saya tidak memanggilnya, karena dia belum dalam kondisi terbaiknya,” ujar Ancelotti.

Meski begitu, komunikasi antara pihak Neymar dan federasi tetap terjalin, menyisakan sedikit harapan bagi sang pemain untuk kembali memperkuat Brasil.

Mantan pelatih Real Madrid itu juga menegaskan bahwa peluang masih terbuka bagi Neymar jika mampu menunjukkan perkembangan signifikan dalam waktu dekat.

“Sekarang, keadaan mungkin berubah ketika daftar final diumumkan. Dia harus terus bekerja, bermain, dan menunjukkan kualitasnya dalam kondisi fisik yang baik.”

Kesempatan Terakhir dan Tekanan Besar

Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi kesempatan terakhir bagi Neymar, sang top skor sepanjang masa Timnas Brasil dengan 79 gol, untuk meraih trofi paling prestisius di level internasional.

Di sisi lain, Neymar disebut telah berusaha melakukan perubahan, mulai dari menjalani program latihan khusus hingga memperbaiki pola hidup demi kembali ke performa terbaiknya.

Sejumlah legenda Brasil seperti Ronaldo dan Zico sempat mendukung agar Neymar tetap dipanggil. 

Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan Carlo Ancelotti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang