Pesan Emosional Gianluigi Donnarumma Usai Italia Absen di Piala Dunia Tiga Kali Beruntun

Italia, Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina, Gianluigi Donnarumma, Alessandro Bastoni, Clement Turpin, Haris Tabakovic, Nikola Vasilj, Piala Dunia, Pesan Emosional Gianluigi Donnarumma Usai Italia Absen di Piala Dunia Tiga Kali Beruntun

Kekecewaan mendalam menyelimuti kapten tim nasional Italia, Gianluigi Donnarumma, setelah Gli Azzurri dipastikan gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026.

Kegagalan ini menjadi catatan kelam bagi sejarah sepak bola Italia yang harus absen dalam tiga edisi turnamen paling bergengsi sejagat tersebut secara berturut-turut.

Langkah anak asuh Gennaro Gattuso terhenti secara dramatis dalam laga final playoff Piala Dunia 2026 saat menghadapi Bosnia-Herzegovina di Stadion Bilino Polje, Zenica.

Gianluigi Donnarumma dan kolega harus menyerah lewat drama adu penalti yang berakhir dengan skor 1-4, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu usai.

Pertandingan berjalan penuh tensi tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Italia sebenarnya sempat membuka harapan melalui gol Moise Kean pada menit ke-15.

Namun, situasi berbalik sulit ketika bek Alessandro Bastoni diganjar kartu merah oleh wasit Clement Turpin pada menit ke-41.

Bermain dengan sepuluh orang, pertahanan Gli Azzurri akhirnya jebol oleh sontekan Haris Tabakovic di menit ke-79.

Pada babak tos-tosan, kiper tuan rumah Nikola Vasilj tampil sebagai pahlawan dengan ketenangannya di bawah mistar.

Meski sempat terjadi insiden kecil saat Gianluigi Donnarumma mencoba mengganggu konsentrasi lawan dengan mendekati catatan penalti milik Nikola Vasilj, dua eksekutor Italia tetap gagal menjalankan tugasnya, sehingga memastikan tiket Piala Dunia jatuh ke tangan Bosnia-Herzegovina.

Tangisan Sang Kapten di Media Sosial

kekalahan menyakitkan di playoff Piala Dunia 2026, penjaga gawang utama Manchester City tersebut mengunggah pesan emosional melalui akun Instagram pribadinya.

Ia tidak menutupi rasa hancur yang dirasakannya karena gagal membawa negaranya kembali ke panggung dunia.

“Tadi malam, setelah pertandingan, saya menangis,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Italia, Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina, Gianluigi Donnarumma, Alessandro Bastoni, Clement Turpin, Haris Tabakovic, Nikola Vasilj, Piala Dunia, Pesan Emosional Gianluigi Donnarumma Usai Italia Absen di Piala Dunia Tiga Kali Beruntun

Kiper timnas Italia Gianluigi Donnarumma berdebat dengan wasit setelah Alessandro Bastoni menerima kartu merah pada laga final playoff Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Eropa antara Bosnia-Herzegovina dan Italia di stadion Bilino-Polje di Zenica pada 31 Maret 2026.

“Saya menangis karena kecewa karena tidak mampu membawa Italia ke tempat yang seharusnya."

"Saya menangis karena kesedihan yang mendalam yang saya rasakan bersama seluruh skuad Azzurri, yang dengan bangga saya kapteni, dan yang, saya tahu, saat ini, Anda pun merasakannya, para pendukung tim nasional kita,” lanjutnya.

Ia juga menekankan pentingnya bagi seluruh elemen tim untuk segera bangkit dari keterpurukan ini.

“Memang benar, kata-kata tidak banyak artinya. Tapi ada satu hal yang sangat saya rasakan di dalam hati dan ingin saya bagikan kepada Anda," tegas Donnarumma.

"Setelah kekecewaan yang begitu besar, kita harus menemukan keberanian untuk membuka lembaran baru sekali lagi."

"Untuk melakukan itu, kita membutuhkan banyak kekuatan, semangat, dan keyakinan," terang penjaga gawang berusia 27 tahun itu.

"Selalu percaya. Itulah mesin yang mendorong kita maju karena hidup tahu bagaimana memberi penghargaan kepada mereka yang memberikan segalanya, tanpa menahan apa pun.

"Di sinilah kita harus memulai lagi. Bersama-sama. Sekali lagi. Untuk mengembalikan Italia ke tempat yang seharusnya,” pugkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang