Sekjen AFC Tegaskan Timnas Iran Masih Berpeluang Ikut Piala Dunia 2026

Timnas Iran, Datuk Seri Windsor John, sekjen AFC, Menteri Olahraga Iran, Sekjen AFC Tegaskan Timnas Iran Masih Berpeluang Ikut Piala Dunia 2026

Timnas Iran masih memiliki peluang tampil pada Piala Dunia 2026, meski muncul kabar tentang rencana pengunduran diri.

Pernyataan mengenai status Timnas Iran ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor John.

Dalam konferensi pers di Kuala Lumpur pada Selasa (16/3/2026), Windsor John mengatakan pihaknya belum menerima permohonan resmi dari Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI).

"Mereka adalah anggota kami. Kami ingin mereka bermain," kata Windsor John.

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini federasi Iran masih memberi informasi bahwa tim nasional akan mengikuti turnamen tersebut.

"Sejauh yang kami ketahui, Iran akan bermain," imbuh sekjen AFC, dikutip dari ESPN.

John juga menilai situasi saat ini dipengaruhi oleh kondisi emosional akibat ketegangan politik.

"Ini adalah momen yang sangat emosional. ?Semua orang dapat mengatakan banyak hal."

"Pada akhirnya, federasi (sepak bola Iran) yang seharusnya memutuskan apakah mereka akan bermain dan, hingga hari ini, federasi ... telah memberi tahu kami bahwa mereka akan pergi ke Piala Dunia."

"Anda tahu, mereka lolos kualifikasi, jadi kami berharap mereka dapat menyelesaikan masalah, apa pun itu, dan dapat berpartisipasi," tegas pria asal Malaysia tersebut.

Pernyataan Menteri Olahraga Iran

Isu pengunduran diri muncul setelah Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menyampaikan sikap pemerintah terkait partisipasi tim nasional.

Ia menyebut negaranya tidak akan mengikuti turnamen tersebut karena situasi politik dengan koalisi United States dan Israel.

"Mengingat rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak dapat berpartisipasi di Piala Dunia," kata Donyamali.

Timnas Iran, Datuk Seri Windsor John, sekjen AFC, Menteri Olahraga Iran, Sekjen AFC Tegaskan Timnas Iran Masih Berpeluang Ikut Piala Dunia 2026

Pemain timnas Iran berfoto jelang pertandingan Grup B Piala Dunia 2022 melawan Wales di Stadion Ahmad bin Ali, Al Rayyan, Qatar, Jumat (25/11/2022).

"Anak-anak kami tidak aman, dan secara fundamental, kondisi untuk berpartisipasi tidak ada."

"Mengingat tindakan jahat yang mereka lakukan terhadap Iran, mereka telah memaksa dua perang terhadap kami dalam delapan atau sembilan bulan dan telah membunuh serta mengorbankan ribuan rakyat kami."

"Oleh karena itu, kami tentu tidak dapat memiliki kehadiran semacam itu," tuturnya lagi.

Pernyataan tersebut memicu spekulasi mengenai keikutsertaan Iran pada turnamen mendatang.

Usulan Pemindahan Venue Pertandingan

Sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, Amerika Serikat menjadi lokasi sejumlah pertandingan fase grup Iran.

Presiden AS, Donald Trump, juga memberi komentar terkait kemungkinan kehadiran Timnas Iran.

"Tim nasional sepak bola Iran dipersilakan datang ke Piala Dunia," tulis Trump melalui media sosial.

"Akan tetapi, saya rasa tidak pantas kalau mereka datang ke AS, demi kehidupan dan keselamatan mereka sendiri," lanjutnya.

Dalam jadwal awal, Iran direncanakan memainkan laga Grup G di beberapa stadion di Amerika Serikat.

Pertandingan melawan Selandia Baru dan Belgia dijadwalkan berlangsung di SoFi Stadium, Inglewood.

Satu laga lain melawan Mesir akan digelar di Lumen Field, Seattle.

Untuk alasan keamanan, federasi Iran dilaporkan mempertimbangkan usulan kepada FIFA agar pertandingan dipindahkan ke Mexico.

Bagi Iran, turnamen 2026 berpotensi menjadi partisipasi keenam di Piala Dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang