Bursa Asia Dibuka Beragam Saat Harga Minyak Meledak Usai Trump Perintahkan Serangan ke Pulau Kharg
Harga minyak mentah AS melampaui level US$100 per barel seiring pemerintahan Donal Trump mempertimbangkan serangan militer terhadap Pulau Kharg di Teheran. Pulau Kharg merupakan daerah vital yang disebut sebagai jalur kehidupan minyak di Iran.
Trump memerintahkan serangan terhadap aset militer Iran di Pulau Kharg pada Jumat, 13 Maret 2026. Ia juga memperingatkan serangan lanjutan terhadap fasilitas minyak mentah yang terletak di sana.
Mengutip CNBC Internasional, indeks Nikkei 225 Jepang melemah 0,12 persen. Begitu pula dengan indeks Topix mencatat koreksi sebesar 0,11 persen.
Ilustrasi minyak mentah.
Indeks Kospi Korea Selatan melesat 0,95 persen. Sementara itu, indeks Kosdaq dibuka datar.
Indeks S&P/ASX 200 Australia terjun 0,31 persen di perdagangan awal. Indeks Hang Seng Hong Kong diperkirakan akan dibuka lebih tinggi ke level 25.481 dari sebelumnya di area 25.465,6.
Bursa AS, Wall Street, terpantau lesu seiring ketiga indeks acuan ditutup di zona merah. Indeks S&P 500 turun 0,61 persen ke area 6,632.19 sehingga berada 5 persen di bawah level tertinggi baru-baru ini.
Nasdaq Composite amblas 0,93 persen dan ditutup pada area 22.105,36. Lalu, Indeks Dow Jones Industrial Average tergerus 119,38 poin atau 0,26 persen menjadi 46.558,47.