Janjikan Bantuan, Trump Minta Negara Pengimpor Minyak Jaga Keamanan Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyerukan kepada negara-negara pengimpor minyak yang pengirimannya melalui Selat Hormuz, untuk menjamin keamanan jalur tersebut.
Bahkan, Trump tak segan untuk menjanjikan bantuan dan koordinasi dari Amerika Serikat bagi negara-negara pengimpor minyak tersebut.
"Negara-negara di dunia yang memperolah minyak melalui Selat Hormuz harus menjaga jalur tersebut dan kami akan membantu, banyak!" kata Trump dalam unggahan di media sosial Truth Social, dikutip Minggu, 15 Maret 2026.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat meluncurkan operasi Epic Fury
Dia juga berjanji bahwa Washington akan berkoordinasi dengan negara-negara tersebut, agar semuanya berjalan dengan cepat, lancar, dan baik.
"Ini seharusnya selalu menjadi upaya tim dan kini akan menjadi demikian. Ini akan menyatukan dunia menuju harmoni, keamanan, dan perdamaian abadi," tulis Trump dalam unggahan tersebut.
Pelayaran melalui Selat Hormuz hampir terhenti setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2025 lalu, hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Kemudian, Iran pun membalas dengan menyerang wilayah Israel dan pangkalan militer milik Amerika di Timur Tengah.
Selat Hormuz merupakan jalur utama untuk pasokan minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global, yang mencakup sekitar 20 persen perdagangan global minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair. (Ant).