Polda Bali Pastikan Kekasih Igor Komarov Tak Terlibat Kasus Penculikan dan Mutilasi

Bali, Igor Komarov, WN Ukraina, Polda Bali Pastikan Kekasih Igor Komarov Tak Terlibat Kasus Penculikan dan Mutilasi

— Kepolisian Daerah (Polda) Bali memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya isu keterlibatan orang terdekat dalam kasus penculikan dan pembunuhan sadis warga negara (WN) Ukraina, Igor Komarov (28).

Pihak kepolisian memastikan bahwa kekasih korban yang berinisial YM sama sekali tidak terlibat dalam tindak pidana tersebut. Isu yang menyebutkan bahwa YM diamankan karena menjadi dalang di balik peristiwa maut tersebut dibantah tegas oleh Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy.

Status YM Hanya Sebagai Saksi

Kombes Pol Ariasandy menjelaskan bahwa YM memang sempat dipanggil oleh penyidik, namun kapasitasnya murni sebagai saksi. YM merupakan orang yang bersama Igor saat peristiwa penculikan terjadi di kawasan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, pada pertengahan Februari 2026 lalu.

"Sepanjang ini tidak ada ya (pengamanan terhadap YM). Kita tidak ada mengamankan atau menangkap orang yang dikatakan sebagai pacar dari korban ini. Polda Bali tidak ada mengamankan yang bersangkutan," ujar Ariasandy di Mapolda Bali, Rabu (11/3/2026).

Menurut Ariasandy, keterangan YM sangat krusial untuk menyusun kronologi peristiwa, mulai dari aktivitas korban sebelum hilang hingga laporan penculikan masuk ke kepolisian. Setelah pemeriksaan intensif, tidak ditemukan bukti kuat yang mengarah pada keterlibatan YM dalam perencanaan maupun eksekusi pembunuhan.

"Begitu tidak ada indikasi keterlibatan dan segala macam, ya tentunya penyidik tidak menyimpulkan dia terlibat atau dinaikkan status sebagai tersangka. Dia sebatas saksi. Makanya yang bersangkutan bisa kembali ke negaranya," jelasnya lagi.

Satu Pelaku Ditangkap di NTB, 5 Lainnya DPO

Terkait perkembangan pengejaran para tersangka, tim gabungan telah berhasil mengamankan satu dari enam pelaku yang diduga terlibat dalam komplotan ini.

Pelaku tersebut diringkus di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan peran sebagai penyewa kendaraan yang digunakan saat aksi penculikan.

Saat ini, Polda Bali masih memburu lima orang pria lainnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka utama. Mereka diduga menggunakan identitas palsu untuk mengelabui petugas.

Polda Bali telah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) dan mengajukan Red Notice kepada Interpol guna melacak keberadaan para pelaku yang berinisial RM, VK, AS, VN, SM, dan DH.

Berdasarkan data imigrasi, empat tersangka diketahui telah melarikan diri ke luar negeri melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, sementara dua lainnya diduga masih bersembunyi di Indonesia.

Motif Tebusan Rp 168 Miliar dan Mutilasi Sadis

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi meyakini motif di balik kasus ini murni masalah ekonomi. Hal ini diperkuat dengan temuan jejak digital berupa video permintaan uang tebusan sebesar 10 juta dolar AS atau sekitar Rp 168 miliar yang dikirimkan kepada keluarga korban.

Dalam video tersebut, Igor Komarov tampak dalam kondisi babak belur dan memohon bantuan kepada ibunya.

"Bu, Bu aku mohon, tolonglah aku. Kami mencuri uang 10 juta dolar yang mereka minta dari Ibu. Kembalikan uang 10 juta dolar itu. Kumohon," kata Igor dalam rekaman video tersebut.

Igor juga menyebutkan bahwa dirinya telah mengalami penyiksaan berat, termasuk patah tulang rusuk dan luka pada anggota tubuh lainnya.

Nahas, Igor ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dan menjadi korban mutilasi. Jasadnya ditemukan dalam kondisi terpisah-pisah di area muara, diduga akibat sengaja dibuang ke air oleh para pelaku.

"Berdasarkan dari identifikasi yang dilakukan oleh Puslabfor Bareskrim, pemilik potongan tubuh itu adalah WN Ukraina bernama Igor Komarov," ungkap Ariasandy pada Jumat (6/3/2026).

Pihak kepolisian menyebut cara pelaku memotong tubuh korban tergolong sangat sadis atau kasar. Hingga saat ini, sebagian besar potongan tubuh telah ditemukan, namun tim di lapangan masih mencari beberapa bagian kecil lainnya, termasuk telapak tangan korban.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Polisi Pastikan Tak Ada Indikasi Kekasih Ihor Terlibat Kasus Mutilasi, Polda Bali: YM Sudah Pulang

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang