Identitas Jasad Mutilasi di Pantai Ketewel Terungkap, Ternyata WN Ukraina Igor Komarov

Teka-teki mengenai identitas potongan tubuh manusia yang ditemukan di Pantai Ketewel, Kabupaten Gianyar, Bali, beberapa waktu lalu akhirnya menemui titik terang.
Hasil pemeriksaan forensik mengonfirmasi bahwa jasad tersebut merupakan warga negara (WN) Ukraina bernama Igor Komarov (28). Kepolisian menduga kuat bahwa pria tersebut menjadi korban penculikan dan pembunuhan keji dengan motif persoalan keuangan.
Identifikasi Lewat Scientific Crime Investigation
Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, menyampaikan bahwa pengungkapan identitas ini dilakukan melalui serangkaian proses panjang, mulai dari pengambilan sampel DNA oleh tim DVI Biddokkes Polda Bali hingga pengiriman sampel ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Mabes Polri di Jakarta.
"Terbaru, hasil dari Puslabfor Bareskrim menyampaikan bahwa pemilik potongan tubuh itu adalah WN Ukraina bernama Igor Komarov, usia 28 tahun," ujar Ariasandy di Mapolda Bali, Jumat (6/3/2026).
Sebelumnya, polisi sempat mendalami kemiripan ciri fisik berupa tato pada potongan tubuh yang ditemukan dengan profil korban penculikan yang dilaporkan hilang sejak Februari 2026.
Kondisi Jasad Mengenaskan
Penemuan jasad ini sempat menggegerkan media sosial karena kondisinya yang terpisah-pisah. Berdasarkan pengamatan kepolisian, Igor Komarov merupakan korban mutilasi dengan cara pemotongan yang tergolong sadis.
Potongan tubuh yang ditemukan meliputi bagian kepala, tangan, bahu, paha, hingga telapak kaki dan organ dalam. Namun, hingga kini beberapa bagian kecil seperti telapak tangan masih dalam proses pencarian.
"Kalau nampak nyata memang potongan tubuh ya, jadi ya mutilasi. Kalau kita lihat, itu potongan kasar," ungkap Ariasandy menggambarkan kondisi tragis jasad tersebut.
Motif Uang dan Tebusan 10 Juta Dollar AS
Kasus ini bermula dari laporan penculikan terhadap Igor Komarov di kawasan Jimbaran, Kuta Selatan, pada Minggu (15/2/2026) malam.
Berdasarkan rekaman video yang sempat viral, korban yang tampak terluka serius memohon bantuan keluarganya untuk membayar uang tebusan sebesar 10 juta dollar AS atau setara Rp 157 miliar.
Dalam video tersebut, korban menyebutkan bahwa aksi penculikan ini dipicu oleh masalah keuangan yang melibatkan orang tuanya. Kabar yang beredar menyebut Igor merupakan anak dari seorang bos kriminal di Dnipro, Ukraina.
Namun, Polda Bali menegaskan status korban dalam dokumen resmi adalah wisatawan.
"Motifnya kalau berdasarkan video yang viral, motif sementara diduga kuat berkaitan dengan uang," jelas Ariasandy pada Rabu (4/4/2026).
Polisi Buru 6 Tersangka hingga ke Luar Negeri
Dalam pengembangan kasus, polisi telah memeriksa lebih dari 10 saksi, termasuk kekasih korban. Hingga kini, satu orang WN berinisial C telah diamankan karena menggunakan paspor palsu dan diduga berperan menyewa kendaraan untuk aksi kejahatan tersebut.
Namun, aktor intelektual dan eksekutor utama diduga telah melarikan diri dari wilayah Indonesia. Menanggapi hal ini, Polda Bali telah berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk menerbitkan Red Notice melalui Interpol.
"Terkait para tersangka lainnya, kita sudah mengeluarkan Red Notice melalui Interpol untuk enam orang tersangka yang diduga sudah melarikan diri ke luar negeri," tegas Ariasandy.
Polisi saat ini terus melacak jejak para pelaku melalui rekaman CCTV, pelacakan GPS, hingga data dari Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) pada kendaraan yang digunakan para pelaku.
Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul dan di Tribun-Bali.com dengan judul TERJAWAB! Ini Identitas Potongan Tubuh yang Ditemukan di Pantai Ketewel Gianyar, Pacar Diperiksa
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang