Noel Beberkan Partai Berinisial 'K' Terlibat Kasus Pemerasan Sertifikat K3, KPK Bilang Begini

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo

 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan respons soal ucapan Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamemaker) Immanuel Ebenezer alias Noel yang memberikan clue adanya keterlibatan partai berinisial 'K' dalam kasus pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, bahwa ucapan Noel harus dilakukan analisis terlebih dahulu.

Jika memang ada keterlibatan partai, maka tidak menutup kemungkinan bahwa hal tersebut menjadi bukti baru dalam perkara ini.

"Setiap fakta persidangan tentu akan dilakukan analisis oleh JPU KPK untuk melihat apakah kemudian bisa menjadi bukti baru," katanya, dikutip Rabu 28 Januari 2026.

MantaWakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel

Budi mengungkapkan, bila Noel memiliki informasi-informasi baru soal perkara yang menyeret namanya ini agar disampaikan secara jelas di hadapan majelis hakim.

"Silahkan disampaikan di depan majelis hakim supaya itu kemudian juga menjadi fakta persidangan," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Noel sempat membeberkan partai berinisial 'K' sebelum melakukan persidangan kasus pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin 26 Januari 2026.

"Partainya ada huruf K nya. Udah itu dulu clue nya ya," katanya.

Selain partai politik, Noel juga mengungkapkan adanya ormas yang masuk ke dalam perkara ini, clue yang diberikan yaitu bukan Ormas keagamaan.

"Ormasnya yang jelas tidak berbasis agama," ucap Noel.

tvOnenews/Aldi Herlanda