Persahabatan Infantino-Trump Beri Peluang Iran Berlaga di Piala Dunia 2026
Presiden FIFA, Gianni Infantino dalam pernyataan yang diunggahnya pada Rabu (11/3/2026) siang WIB memastikan jika Timnas Iran diizinkan datang ke Amerika Serikat.
Meski konflik dengan Amerika Serikat semakin memanas, Timnas Iran tetap diperbolehkan berlaga di Piala Dunia 2026 yang akan dimulai pada musim panas nanti.
Timnas Iran akan memulai kampanye mereka di Piala Dunia 2026 melawan Selandia Baru pada 15 Juni, disusul Belgia pada 21 Juni, dan Mesir pada 26 Juni.
Sebelumnya, para pejabat di Iran meragukan kemungkinan tim nasional mereka bisa tampil di Piala Dunia 2026.
Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) Mehdi Taj juga sempat membuat pernyataan bahwa tim nasional mereka tampaknya tidak bisa tampil di Amerika Serikat.
"Yang pasti adalah setelah serangan ini, kita tidak bisa berharap untuk menantikan Piala Dunia dengan penuh harapan," kata Mehdi Taj kepada Varzesh3.
Nasib Timnas Iran semakin terancam saat Presiden AS Donald Trump mengatakan jika ia "benar-benar tidak peduli" jika Iran ikut serta di Piala Dunia 2026.
Hubungan Dekat Infantino-Trump
Gianni Infantino mengatakan jika dirinya telah bertemu dengan Donald Trump pada Selasa malam "untuk membahas status persiapan" Piala Dunia 2026.
Salah satu topik yang ia bahas adalah jaminan bahwa Timnas Iran akan diizinkan datang ke Amerika Serikat di tengah konflik.
“Kami juga membicarakan situasi terkini di Iran, dan fakta bahwa tim Iran telah lolos untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia FIFA 2026,” kata Infantino di Instagram.
Berkat hubungan dekat dengan Presiden AS, Gianni Infantino mengumumkan jika Timnas Iran diizinkan tampil di Piala Dunia 2026.
“Selama diskusi, Presiden Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran tentu saja dipersilakan untuk berkompetisi dalam turnamen di Amerika Serikat,” sambungnya.
Infantino dan Trump memang dikenal memiliki hubungan yang sangat dekat. Presiden AS itu bahkan telah menerima penghargaan perdamaian perdana FIFA.
Meski begitu, penghargaan tersebut sempat menimbulkan kontroversi karena tak lama setelahnya, Donald Trump justru melakukan serangan militer ke Iran.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mendapat penghargaan trofi perdamaian dari FIFA atau FIFA Peace Prize di tengah-tengah acara undian Piala Dunia 2026. Final Draw atau undian Piala Dunia 2026 digelar di John F. Kennedy Center for the Performing Arts, Washington, D.C. pada Jumat (5/12/2025) pukul 12.00 Eastern Time atau tengah malam WIB.
Piala Dunia Menyatukan Perbedaan
Sebelumnya, Donald Trump melarang warga negara Iran untuk masuk ke wilayah Amerika Serikat dalam gelombang pertama larangan perjalanan yang diumumkannya.
Meski begitu, Infantino menegaskan jika Piala Dunia sejatinya menjadi sarana menyatukan orang tanpa melihat perbedaan.
“Kita semua membutuhkan acara seperti Piala Dunia FIFA untuk menyatukan orang-orang sekarang lebih dari sebelumnya,” kata Infantino, seraya menambahkan bahwa ia berterima kasih kepada Trump “atas dukungannya.”
Awal pekan ini, kepala operasional Piala Dunia FIFA juga mengatakan bahwa turnamen tersebut "terlalu besar" untuk ditunda karena gejolak global yang disebabkan oleh perang AS dan Israel melawan Iran.
CEO FIFA, Heimo Schirgi, juga menegaskan jika FIFA terus memantau konflik Iran secara cermat.
“Pada dasarnya kami menjalaninya hari demi hari dan pada suatu saat nanti kami akan menemukan solusinya,” kata Schirgi.
“Dan Piala Dunia akan tetap berlangsung, tentu saja, kan? Piala Dunia terlalu besar dan kami berharap semua orang yang lolos kualifikasi dapat berpartisipasi.”
Selain itu, Amerika Serikat juga berisiko dicopot sebagai tuan rumah Piala Dunia oleh FIFA jika menolak kedatangan Iran.
Hal tersebut terjadi pada Indonesia tiga tahun lalu ketika negara itu menolak untuk menyambut Israel dalam Piala Dunia U20 2023.
FIFA mencoret Indonesia hanya beberapa minggu sebelum pertandingan pertama yang dijadwalkan dan memindahkan turnamen tersebut ke Argentina.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang