Dituduh Tidur Bareng dengan Bawahan hingga Dipecat dari Kabinet Trump, Ini Klarifikasi Kristi Noem

Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem dicecar DPR AS soal skandal seksual dengan ajudannya
Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem dicecar DPR AS soal skandal seksual dengan ajudannya

 Sidang panas di Gedung Kongres Amerika Serikat berubah menjadi sorotan tajam terhadap dugaan skandal pribadi yang menyeret Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Kristi Noem. Jawabannya yang dianggap berbelit saat ditanya soal hubungan dengan ajudannya disebut sebagai "pemicu terakhir" yang mendorong Presiden Donald Trump untuk memecatnya.

Sumber di dalam dan dekat Gedung Putih mengatakan kepada The New York Post bahwa kemarahan Trump sebenarnya sudah menumpuk sejak sebelumnya. Namun, sidang DPR AS pada Rabu, 4 Maret 2026, menjadi titik balik ketika Noem tidak memberikan jawaban tegas terkait pertanyaan apakah ia memiliki "hubungan seksual" dengan ajudan utamanya, Corey Lewandowski.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump sebelumnya juga dilaporkan hampir mencapai titik didih setelah Noem mengatakan kepada para senator bahwa presiden menyetujui iklan senilai 220 juta dolar yang menampilkan dirinya. Pernyataan itu kemudian dipersoalkan.

"Pertanyaan tentang perselingkuhan di sidang itu sebenarnya adalah pemicu terakhir. Itu sangat brutal," kata seorang sumber tentang jawaban Noem, yang secara luas dianggap sebagai pengakuan bahwa ia tidur dengan bawahannya. Suaminya selama 34 tahun, Bryon Noem, bahkan turut hadir mendampinginya dalam sidang tersebut.

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Kristi Noem dicopot dari jabatannya

Dalam sidang tersebut, Noem menolak memberikan jawaban langsung ketika ditanya mengenai hubungannya dengan Lewandowski.

"Apakah Anda memiliki hubungan seksual dengan Corey Lewandowski?” Anggota Kongres AS, Sydney Kamlager-Dove bertanya kepada Noem selama sidang.

"Saya terkejut kita sampai membahas sampah tabloid di komite ini hari ini," kata Noem menjawab. "Yang ingin saya katakan adalah dia adalah pegawai pemerintah khusus yang bekerja untuk Gedung Putih. Ada ribuan pegawai seperti itu di pemerintahan federal."

Meski didesak oleh anggota parlemen lain untuk memberikan jawaban tegas, Noem tetap menghindari pernyataan "ya" atau "tidak".

"Saya benar-benar berpikir Anda perlu mengatakan kata ‘tidak’ dalam catatan agar Anda dapat memperjelas hal itu," kata Anggota DPR Jared Moskowitz.

Hingga sidang itu berakhir, Noem tidak pernah mengakui atau bahkan membantahnya.

"Masalahnya terus bertambah," kata sumber lain, yang juga menilai momen itu menjadi pemicu terakhir.

Sumber ketiga menambahkan, "Tidak ada jalan kembali setelah dua sidang tersebut. Semuanya menjadi tentang dia dan dirinya."

Ketika dimintai tanggapan, Lewandowski sendiri enggan berspekulasi mengenai dampak isu tersebut. "Anda meminta saya untuk berspekulasi tentang hal-hal yang sama sekali tidak saya pahami," katanya saat dihubungi melalui telepon.

Pemecatan Noem—yang menjadi perombakan kabinet pertama dalam masa jabatan kedua Trump—terjadi setelah presiden juga menyebut Noem telah memberi kesan seolah dirinya menyetujui pengeluaran iklan pemerintah.

"Saya tidak pernah tahu apa pun tentang itu," kata Trump kepada Reuters.

Sebagian dana iklan tersebut mengalir ke perusahaan yang dijalankan oleh suami dari juru bicara Noem saat itu. Salah satu iklan bahkan menampilkan Noem menunggang kuda di depan Gunung Rushmore di negara bagian asalnya, Dakota Selatan.

Narasi dalam iklan tersebut berbunyi tegas: "Jika Anda menyeberangi perbatasan secara ilegal, kami akan menemukan Anda. Jika Anda melanggar hukum kami, kami akan menghukum Anda. Jika Anda membahayakan warga negara Amerika, akan ada konsekuensinya. Tetapi jika Anda datang ke sini dengan cara yang benar, impian Amerika Anda bisa sebesar langit yang tak berujung ini.

Dari Presiden Trump dan saya: Selamat datang di rumah."

Sumber mengatakan persoalan iklan memang menjadi salah satu motivasi utama Trump memecatnya. Namun, penanganan Noem terhadap pertanyaan mengenai dugaan perselingkuhan membuat keraguan presiden terhadapnya semakin hilang.

Senator John Kennedy mengatakan Trump bahkan sudah mempertimbangkan penggantinya sejak Selasa malam setelah kesaksiannya di Senat.

"Presiden, ketika dia menelepon saya Selasa malam, malam sidang, ketika dia sangat marah, dia bertanya kepada saya apa pendapat saya tentang Markwayne," kata Kennedy, merujuk pada Senator Markwayne Mullin yang akhirnya dipilih sebagai pengganti.

Meski dipecat, Noem tetap menunjukkan sikap tenang di depan publik. Ia bahkan berbicara di sebuah konferensi penegak hukum di Nashville hanya beberapa menit setelah kabar pemecatannya muncul.

Dalam pernyataan resmi, Noem juga mengucapkan terima kasih kepada Trump atas penunjukannya dalam peran baru sebagai Utusan Khusus untuk Perisai Amerika.

"Dalam peran baru ini, saya akan dapat membangun kemitraan dan keahlian keamanan nasional yang telah saya bangun selama masa jabatan saya sebagai Menteri Keamanan Dalam Negeri. Kami telah mencapai prestasi bersejarah di Departemen Keamanan Dalam Negeri untuk membuat Amerika aman kembali," katanya.

Namun di balik itu, sejumlah pejabat pemerintah menyebut drama yang melibatkan Noem—mulai dari kontroversi iklan hingga tuduhan perselingkuhan—telah mengalihkan perhatian dari agenda besar pemerintah, termasuk kebijakan imigrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang pejabat administrasi mengatakan, "Penggantian Kristi didasarkan pada puncak dari banyak kegagalan kepemimpinannya yang disayangkan, termasuk dampak di Minnesota, kampanye iklan, tuduhan perselingkuhan, salah urus stafnya, dan perseteruannya yang terus-menerus dengan kepala lembaga lain, termasuk CBP dan ICE."

"Drama Kristi sayangnya menutupi dan mengalihkan perhatian dari program-program Administrasi yang sangat populer."