Kata De La Fuente soal Yamal dan Peluang Spanyol di Piala Dunia 2026

Lamine Yamal, Piala Dunia 2026, Barcelona, Timnas Spanyol, Luis De La Fuente, Kata De La Fuente soal Yamal dan Peluang Spanyol di Piala Dunia 2026

Luis de La Fuente membela Lamine Yamal yang kerap diterpa berita kurang menyenangkan saat membela Barcelona dan Timnas Spanyol.

Lamine Yamal kini jadi sorotan jelang pergelaran Piala Dunia 2026. Meskipun moncer saat membela Barcelona dan Timnas Spanyol, Yamal justru disoroti karena kehidupannya di luar lapangan.

Dilansir dari Goal, media Spanyol justru kerap kali memberitakan soal selebrasi Yamal dan kehidupan sosialnya di luar lapangan.

Menurut pelatih Timnas Spanyol, Luis De La Fuente, pemberitaan semacam ini tidak adil untuk pemain muda seperti Lamine Yamal.

Lamine Yamal, Piala Dunia 2026, Barcelona, Timnas Spanyol, Luis De La Fuente, Kata De La Fuente soal Yamal dan Peluang Spanyol di Piala Dunia 2026

Lamine Yamal dibayangi Alberto Moleiro dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara FC Barcelona vs Villarreal CF di Stadion Camp Nou di Barcelona pada 28 Februari 2026. (Foto oleh MANAURE QUINTERO / AFP)

Kritik De La Fuente soal Pemberitaan Lamine Yamal

Sebab, Yamal belakangan menjadi tulang punggung Barcelona dan menjadi salah satu faktor Timnas Spanyol mampu menjadi juara Piala Eropa 2024.

Kritik pun dilayangkan oleh De La Fuente yang mewajarkan bagi pemain muda untuk punya kehidupan sosial di luar lapangan.

"Saya merayakannya karena saya tahu dia telah mengalami masa sulit dan diperlakukan sangat tidak adil. Ketika orang mulai fokus pada hal-hal seperti berpesta, berulang tahun ke-18," ujar De La Fuente.

"Sungguh menyakitkan bagi saya bahwa selalu dinilai apakah seorang pemain sepak bola memiliki mobil atau pacar," imbuhnya.

De La Fuente menyebutkan, andaikata Yamal menjalani kehidupan sosial kurang ideal, ia masih cukup disiplin sebagai atlet.

Pasalnya, Yamal disebut punya kebiasaan latihan yang ekstrem, dengan pembagian latihan permainan tiga jam dan satu jam yang lain diprogram bersama pelatih profesional, psikolog, ahli nutrisi, dan ahli rehabilitasi.

"Setelah semua itu, suatu hari nanti dia akan berhak untuk mengadakan pesta. Tapi itu adalah konsekuensi dari semua kerja keras yang dia lakukan, dan tidak ada yang membicarakannya," ujar De La Fuente.

"Yamal telah mengalami masa sulit karena dia diperlakukan tidak adil, dan dia telah menunjukkan kekuatan dan kedewasaan untuk mengatasi situasi itu di usia 18 tahun," imbuh De La Fuente.

Peluang Timnas Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Pembelaan De La Fuente atas kritik yang ditujukan pada Yamal sedikit banyak merupakan pertanda bahwa sang pemain akan masuk skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

De La Fuente sendiri merupakan salah satu pelatih yang sukses menerapkan iklim kekeluargaan di Timnas Spanyol.

Konsep ini membuat beberapa pemain, seperti Lamine Yamal, Dani Carvajal, dan Alvaro Morata bisa melewati momen sulit dan tampil prima bersama Timnas Spanyol.

Terkait peluang Spanyol juara Piala Dunia 2026, De La Fuente mengaku bangga mendengar La Furia Roja masuk ke kandidat juara.

"Kami merasa mampu memenangkan Piala Dunia," ungkapnya

"Peluang untuk menang sangat luas: Argentina, Brasil, Inggris, Perancis, Portugal, Senegal, Maroko... Dan kami termasuk di antara mereka," ujar De La Fuente dengan penuh percaya diri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang