Bursa Asia Melejit! Trump Klaim Deal Dagang AS–India, Indeks Kospi Korea Lompat 5 Persen

Ilustrasi ekonomi dunia
Ilustrasi ekonomi dunia

Trump menyampaikan Perdana Menteri India Narendra Modi setuju untuk meningkatkan pembelian produk AS. Kedua negara akan segera memangkas tarif impor satu sama lain. 

GULIR UNTUK LANJUT BACA

India juga akan menghentikan pembelian minyak mentah dari Rusia. Sebagai gantinya negara ini akan membeli minya mentak dari AS dan Venezuela. 

Dikutip dari CNBC Internasional, indeks Kospi Korea Selatan melonjak lebih dari 5 persen dipicu aksi beli tambahan (sidecar). Bursa Efek Korea mengungkap lonjakan pesat terjadi setelah kontrak berjangka KOSPI 200 naik lebih dari 5 persen selama lebih dari satu menit. 

Ilustrasi investasi bodong.

Pada Senin, 2 Februari 2025, aksi beli tambahan juga diaktifkan setelah kontrak berjangka Kospi 200 turun hingga 5 persen sehingga pihak bursa menghentikan perdagangan sementara. Sementara itu, indeks Kosdaq yang terdiri dari saham-saham berkapitalisasi kecil melambung 2,32 persen.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 melesat 2,44 persen. Indeks Topix meningkat 1,94 persen. 

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 melonjak 1,3 persen. Para ekonom memperkirakan Bank sentral Australia diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejalan dengan pergerakan di kawasan Asia, indeks acuan di bursa AS juga menunjukkan kenaikan. Indeks Dow Jones Industrial Average melesat 1,05 persen menjadi 49.407,66.

Indeks S&P 500 menguat 0,54 persen dan ditutup pada 6.976,44. Nasdaq Composite membukukan lompatan sebesar 0,56 persen ke level 23.592,11.