Setelah Trump, Nama Ibu Zohran Mamdani Ikut Terseret dalam Kasus Jeffrey Epstein

Zohran Mamdani dan Ibunya, Mira Nair
Zohran Mamdani dan Ibunya, Mira Nair

Jumat 30 Januari 2026, Departemen Kehakiman merilis lebih dari tiga juta halaman dokumen dalam pengungkapan terbaru kasus Jeffrey Epstein. Sebagaimana diketahui, selama lebih dari satu dekade, nama Jeffrey Epstein menjadi simbol dari salah satu skandal paling gelap yang melibatkan kekuasaan, uang, dan eksploitasi seksual di kalangan elite global. Sejumlah nama-nama besar pun sempat terseret dalam kasus tersebut. Mulai dari mantan presiden Amerika Serikat, Bill Clinton hingga presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump.

Terbaru, dalam dokumen berjumlah tiga juta halaman yang dirilis Jumat pekan lalu, nama ibunda dari wali kota New York City, Zohran Mamdani yakni Mira Nair juga terseret. Pembuat film ternama keturunan India itu disebut sebagai salah satu tamu yang hadir dalam pesta film yang diadakan di rumah Ghislaine Maxwell, pasangan Jeffrey Epstein.

Dalam dokumen itu, nama Mira Nair muncul dalam sebuah surel tertanggal tahun 2009 yang dikirim oleh humas Peggy Siegal kepada Epstein, yang telah divonis sebagai pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Berdasarkan tangkapan layar dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman dan diberitakan oleh Daily Mail, surel tersebut tertanggal 21 Oktober 2009 dan dikirim ke alamat email [email protected].

Meski judul dan subjek surel tidak diungkapkan, isi pesannya cukup membuat publik terkejut.

 

“Baru saja meninggalkan rumah Ghislaine… setelah pesta film. Bill Clinton dan Jeff Bezos hadir… Jean Pigozzi, sutradara Mira Nair… dan lain-lain,” demikian bunyi kutipan surat tersebut dikutip dari laman the business standart, Senin 2 Februari 2026.

Isi surel tersebut pada dasarnya menunjukkan bahwa Mira Nair menghadiri sebuah pesta bertabur bintang yang diselenggarakan di rumah Ghislaine Maxwell. Dalam lanjutan surel yang ditulis Siegal disebutkan film tersebut mendapat respons biasa saja, meskipun para perempuan lebih menyukainya… Hillary Swank dan Gere hadir di pesta bodoh di bagian pakaian olahraga murah Bloomingdale’s… sangat aneh, demikian bunyi lanjutan surel itu.

“Studio memilih mengadakan pesta gratis dari toko dan etalase selama sebulan… Besok akan ke Wall Street 2… akan ada kabar selanjutnya. xoxo Peg,” tutup surel tersebut.

Meski tidak disebutkan secara langsung dalam tangkapan layar surel, sejumlah laporan menyebutkan bahwa pesta tersebut digelar untuk film Amelia (2009) karya Mira Nair, yang dibintangi oleh Hillary Swank dan Richard Gere.

Mira Nair dikenal sebagai sutradara yang mendapat banyak pujian kritikus, dengan karya-karya seperti Monsoon Wedding, Salaam Bombay!, dan Mississippi Masala.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari kantor Wali Kota New York City, Mamdani, terkait hal tersebut.

Perlu ditegaskan bahwa tercantumnya nama seseorang dalam dokumen Epstein yang baru dirilis ini tidak serta-merta menunjukkan adanya keterlibatan dalam tindakan melanggar hukum.

Jeffrey Epstein sendiri meninggal dunia di penjara pada tahun 2019 saat menunggu persidangan atas kasus perdagangan seks.

Departemen Kehakiman merilis 3 juta halaman dokumen dan lebih dari 2.000 video

Wakil Jaksa Agung Amerika Serikat, Todd Blanche, mengatakan pada Jumat bahwa Departemen Kehakiman merilis lebih dari tiga juta halaman dokumen dalam pengungkapan terbaru kasus Epstein, serta lebih dari 2.000 video dan 180.000 gambar.

“Artinya, departemen telah menyerahkan sekitar tiga setengah juta halaman dokumen sebagai bentuk kepatuhan terhadap undang-undang,” ujar Blanche.

Ia juga menyatakan bahwa seluruh gambar perempuan telah disunting (disamarkan), kecuali gambar Ghislaine Maxwell, yang disebut sebagai kaki tangan Jeffrey Epstein dalam kasus kejahatan seksual tersebut.