Bursa Asia Loyo Terguncang Ancaman Trump ke Eropa Soal Greenland

Ilustrasi modernisasi di China
Ilustrasi modernisasi di China

Trump dan para pemimpin Eropa saling bertukar retorika penuh ketegangan mengenai wilayah Arktik pada akhir pekan. Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa dan menuntut kendali atas Greenland yang merupakan bagian dari Denmark.

Di satu sisi, para pemimpin Eropa menyebut ancaman Trump salah besar dan tidak dapat diterima.

Presiden AS Donald Trump saat di Turnberry, Skotlandia

Dari kawasan Asia, pemerintah Tiongkok akan merilis data produk domestik bruto (PDB) untuk kuartal IV-2025. Selain itu akan dilaporka penjualan ritel, investasi perkotaan, dan output industri untuk bulan Desember 2025.

Melansir dari CNBC Internasional, indeks acuan Jepang mengalami koreksi paling dalam. Indeks Nikkei 225 anjlok 0,85 persen sementara indeks Topix merosot 0,46 persen.

Bursa Korea Selatan bergejolak. Indeks Kosdaq yang terdiri dari saham berkapitalisasi kecil melemah 0,15 persen tetapi indeks Kospi menguat 0,18 persen.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 tergelincir 0,19 persen. Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong terpantau lebih rendah di posisi 26.640 dari posisi sebelumnya di level 26.844,96.

Sementara itu, ketiga indeks acuan bursa AS mencapai titik terendah pada penutupan perdagangan pekan lalu. Indeks S&P 500 berakhir sedikit di bawah garis datar, Nasdaq Composite melemah 0,06 persen dan indeks Dow Jones Industrial Average merosot 0,17 persen.