Senat AS dari Partai Demokrat Berusaha Jegal Rencana Trump Naikkan Tarif Impor ke Negara Eropa

Greenland, Donald Trump, Amerika Serikat, NATO, tarif AS, Senat AS dari Partai Demokrat Berusaha Jegal Rencana Trump Naikkan Tarif Impor ke Negara Eropa

Senat Amerika Serikat dari Partai Demokrat menyatakan akan mengajukan rancangan undang-undang untuk menggagalkan rencana Presiden Donald Trump menaikkan tarif impor terhadap negara-negara Eropa.

Langkah ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan diplomatik terkait wacana pembelian Greenland oleh AS.

Kebijakan tarif tersebut dinilai berpotensi merugikan perekonomian dan merusak hubungan transatlantik.

Partai Demokrat menilai isu Greenland tidak semestinya dijadikan dasar tekanan perdagangan terhadap sekutu.

Pernyataan tersebut disampaikan Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer pada Sabtu sebagai respons atas rencana kebijakan tarif yang diumumkan Trump.

“Tarif ceroboh Donald Trump sudah menaikkan harga dan merusak perekonomian kita, dan sekarang ia justru memperburuk keadaan,” kata Schumer dalam sebuah pernyataan.

Keputusan Trump Dinilai Tidak Masuk Akal dan Berisiko

Schumer menyebut rencana pengenaan tarif terhadap sekutu dekat Amerika Serikat sebagai tindakan “tidak masuk akal”, terlebih karena dikaitkan dengan ambisi Trump untuk mengambil alih Greenland.

Menurutnya, Partai Demokrat tidak akan tinggal diam ketika kebijakan tersebut mengancam stabilitas ekonomi domestik serta hubungan dengan mitra Eropa.

Ia menegaskan Demokrat tengah menyiapkan langkah legislasi untuk memblokir kebijakan tarif sebelum menimbulkan “kerusakan lebih lanjut” bagi perekonomian Amerika Serikat dan negara-negara sekutu di Eropa.

Schumer juga menilai tarif digunakan sebagai alat tekanan politik yang justru akan berdampak balik pada konsumen dan pelaku usaha di AS.

Rencana Tarif Trump ke Negara NATO

Trump sebelumnya menyatakan akan memberlakukan tarif impor sebesar 10 persen terhadap barang-barang dari sejumlah negara anggota NATO, yakni Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia.

Kebijakan tersebut dikaitkan dengan keberadaan militer negara-negara itu di Greenland, wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark.

Trump juga menyebut tarif akan dinaikkan menjadi 25 persen mulai Juni jika Amerika Serikat gagal mencapai kesepakatan untuk membeli Greenland.

Ia berdalih penguasaan wilayah strategis di kawasan Arktik itu diperlukan guna mencegah potensi ancaman dari China dan Rusia.

Negara Eropa Beri Reaksi Keras 

Pernyataan Trump memicu kritik luas di Eropa. Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer secara terbuka mengecam ancaman tarif tersebut.

Macron menegaskan Eropa akan merespons secara “bersatu dan terkoordinasi” apabila kebijakan tarif AS benar-benar diberlakukan.

Ancaman tarif ini dinilai memperlebar jurang ketegangan antara Washington dan sekutu-sekutunya di Eropa.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang