Trump Mengincar Greenland, Ini Komentar Para Pemimpin Dunia

Greenland, Amerika Serikat, Trump Mengincar Greenland, Ini Komentar Para Pemimpin Dunia

Sejak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mendorong rencana untuk mencaplok Greenland dalam beberapa minggu terakhir, banyak pemimpin dunia menyuarakan pendapatnya.

Kebanyakan pemimpin negara keberatan dengan rencana Trump tersebut lantaran Greenland adalah wilayah otonom di dalam Kerajaan Denmark.

Namun, Trump mengklaim bahwa Amerika Serikat perlu menguasai pulau tersebut demi alasan “keamanan nasional” dan bahwa Uni Eropa juga “membutuhkan” AS untuk mencaplok wilayah itu.

Pemerintahan Trump bahkan menyinggung kemungkinan menggunakan kekuatan militer untuk menguasai Greenland.

Dilansir dari Time, Sabtu (17/1/2026), juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan awal bulan ini bahwa pemanfaatan militer AS selalu menjadi opsi yang tersedia bagi Panglima Tertinggi.

Dan pada hari Jumat, Trump mengisyaratkan bahwa ia mungkin memberlakukan tarif terhadap negara-negara yang “tidak mendukung” rencananya untuk wilayah tersebut.

Berikut suara beberapa pemimpin dunia akan langkah Trump ini.

Denmark

Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan kepada stasiun penyiaran di negaranya bulan ini bahwa komentar Trump tentang menguasai Greenland “harus dianggap serius”.

“Jika Amerika Serikat memilih untuk menyerang negara NATO lain secara militer, maka semuanya berhenti,” ujarnya sambil menambahkan bahwa tindakan agresif semacam itu akan menandai berakhirnya NATO.

“Kami tidak akan menerima situasi di mana kami dan Greenland diancam dengan cara seperti ini,” ujarnya.

Pada hari Rabu, Denmark menyatakan bahwa mereka sedang memperkuat kehadiran militernya di dan sekitar pulau tersebut.

Perancis

Pada Desember, Presiden Perancis Emmanuel Macron menulis di X bahwa ia menegaskan kembali dukungan Perancis yang tak tergoyahkan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Denmark dan Greenland.

“Greenland milik rakyatnya. Denmark menjadi penjamin wilayah tersebut,” ujarnya.

Awal bulan ini, Macron bergabung dengan enam pemimpin Eropa lainnya, termasuk Frederiksen, dalam menandatangani pernyataan bersama yang menyatakan bahwa Greenland milik rakyatnya. Hanya Denmark dan Greenland-lah yang berhak memutuskan urusan yang berkaitan dengan Denmark dan Greenland.

Perancis juga termasuk di antara beberapa sekutu Eropa yang mengirim personel militer ke Greenland.

Macron menyatakan pada hari Rabu bahwa pasukan militer Perancis sudah dalam perjalanan ke sana, dan akan ada lebih banyak yang tiba dalam beberapa hari mendatang.

Italia

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni termasuk di antara tujuh pemimpin Eropa yang menandatangani pernyataan bersama awal bulan ini untuk membela kedaulatan Greenland.

Pekan lalu, ia menyatakan bahwa ia tidak percaya Pemerintahan Trump akan mengambil tindakan militer untuk mencaplok wilayah tersebut, serta menambahkan bahwa Italia tidak akan mendukung operasi semacam itu.

Meloni, salah satu sekutu Trump terdekat di benua Eropa, menekankan bahwa hukum internasional harus sepenuhnya ditegakkan.

Meskipun ketika seorang wartawan menanyakan kebijakan Trump, ia menjawab, “Saya tidak mengerti apa yang Anda maksud ketika mengatakan Italia harus menjauh dari Amerika Serikat.”

Polandia

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk juga menandatangani pernyataan bersama para pemimpin Eropa bulan ini.

Pada hari Kamis, Tusk menyatakan bahwa Polandia tidak akan mengirim pasukan militer ke Greenland, berbeda dengan beberapa sekutu Eropa lainnya. Namun, ia memperingatkan bahwa operasi militer AS di sana akan menjadi bencana.

“Upaya untuk mengambil alih (bagian dari) negara anggota NATO oleh negara anggota NATO lain akan menjadi bencana politik,” ujarnya pada konferensi pers.

“Ini akan menjadi akhir dunia seperti yang kita kenal, yang dijamin oleh dunia berdasarkan solidaritas NATO, yang menahan kekuatan jahat yang terkait dengan teror komunis atau bentuk agresi lainnya.”

Spanyol

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez membela kedaulatan Greenland dalam sebuah unggahan di X pada Desember.

“Menghormati kedaulatan dan integritas teritorial adalah hal yang fundamental bagi Uni Eropa dan semua negara di dunia. Keamanan di Arktik adalah prioritas yang ingin kami kerjakan bersama sekutu dan mitra,” tulisnya.

“Kami menyampaikan solidaritas penuh kami kepada Denmark dan rakyat Greenland.”

Sánchez juga bergabung dengan pemimpin Eropa lainnya menandatangani pernyataan yang mendukung kedaulatan Greenland awal bulan ini.

Swedia

Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson menyatakan dalam sebuah unggahan di X pada hari Selasa bahwa mereka mendukung Greenland.

“Kami mendukung Denmark dan Greenland,” tulisnya.

Keesokan harinya, ia mengumumkan bahwa beberapa perwira dari Angkatan Bersenjata Swedia akan segera tiba di Greenland, sebagai bagian dari kelompok dari beberapa negara sekutu dan atas permintaan Denmark.

Kanada

Berbicara kepada wartawan dalam konferensi pers di Beijing pada hari Jumat, Perdana Menteri Kanada Mark Carney mendukung Denmark dan Greenland.

“Masa depan Greenland adalah keputusan bagi Greenland dan Kerajaan Denmark,” kata Carney, sambil menyerukan kepada sekutu NATO untuk menghormati komitmen mereka.

Jerman

Kanselir Jerman Friedrich Merz juga termasuk di antara pemimpin Eropa yang menandatangani pernyataan bersama bulan ini, dan Jerman adalah salah satu negara sekutu Eropa yang menyatakan akan mengirim personel militer ke wilayah tersebut.

Inggris Raya

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, yang termasuk tujuh pemimpin Eropa yang menandatangani pernyataan bersama, juga menegaskan kembali kedaulatan Greenland.

“Greenland dan Kerajaan Denmark harus menentukan masa depan Greenland, dan hanya Greenland serta Kerajaan Denmark yang berhak memutuskannya,” ujarnya kepada BBC awal bulan ini.

Seorang perwira militer Inggris dikirim ke Greenland, bersama pasukan dari sekutu Eropa lainnya, 'atas permintaan pemerintah Denmark',” kata Menteri Pertahanan Inggris John Healey minggu ini.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang