Trump Umumkan Pembentukan Dewan Perdamaian untuk Gaza dan Dukung Pemerintahan Teknokratik Palestina

Gaza, Jalur Gaza, Palestina, Trump Umumkan Pembentukan Dewan Perdamaian untuk Gaza dan Dukung Pemerintahan Teknokratik Palestina, Fase Kedua Rencana Perdamaian Gaza Dimulai, Dukungan AS untuk Pemerintahan Teknokratik Palestina, Demiliterisasi Hamas dan Peran Negara Kawasan, Pemerintahan Transisi Gaza dan Dukungan Regional

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian untuk Jalur Gaza pada Kamis (15/1/2026).

Pengumuman ini disampaikan di tengah dimulainya fase kedua rencana perdamaian Gaza yang digagas pemerintahannya.

Dewan tersebut disebut akan memegang peran sentral dalam masa transisi politik dan keamanan di Gaza.

Dilansir Antara dari Anadolu dan Xinhua, Trump juga menyatakan dirinya akan memimpin langsung Dewan Perdamaian tersebut.

“Menjadi suatu kehormatan besar bagi saya untuk mengumumkan bahwa DEWAN PERDAMAIAN telah dibentuk,” kata Trump dalam unggahan di platform media sosial Truth Social pada Kamis (15/1/2026).

Ia menggambarkan lembaga itu sebagai “Dewan Terhebat dan Paling Bergengsi yang pernah ada,” serta menyebutkan bahwa susunan anggota dewan akan diumumkan dalam waktu dekat.

Fase Kedua Rencana Perdamaian Gaza Dimulai

Pengumuman Trump disampaikan sehari setelah utusan khususnya, Steve Witkoff, mengumumkan dimulainya fase kedua kesepakatan damai Gaza.

Fase ini berfokus pada demiliterisasi, pembentukan pemerintahan teknokratis, serta rekonstruksi Jalur Gaza pascakonflik.

Sebelumnya pada Rabu (14/1/2026), Witkoff menyebut fase kedua merupakan bagian dari rencana 20 poin Trump untuk mengakhiri perang di Gaza.

Dalam unggahan terpisah, Trump juga menegaskan bahwa tahap lanjutan dari rencana tersebut telah resmi berjalan.

Dukungan AS untuk Pemerintahan Teknokratik Palestina

Sebelumnya, Trump juga telah menyatakan dukungannya terhadap pemerintahan teknokratik Palestina yang baru dibentuk untuk memimpin Gaza selama masa transisi.

Pemerintahan tersebut berada di bawah Komite Nasional untuk Administrasi Gaza.

“Sebagai Ketua Dewan Perdamaian, saya mendukung Pemerintahan Teknoratik Palestina yang baru ditunjuk, Komite Nasional untuk Administrasi Gaza, yang didukung oleh Perwakilan Tinggi Dewan, untuk memerintah Gaza selama masa transisi,” kata Trump dalam unggahan di Truth Social pada Kamis (15/1/2026)..

“Para pemimpin Palestina ini berkomitmen kuat pada masa depan yang damai,” sambungnya.

Demiliterisasi Hamas dan Peran Negara Kawasan

Trump juga menyatakan keyakinannya bahwa kesepakatan demiliterisasi penuh terhadap kelompok Palestina Hamas dapat dicapai.

Ia menyebut dukungan dari Mesir, Turki, dan Qatar sebagai faktor penting dalam proses tersebut.

“Dengan dukungan Mesir, Turki, dan Qatar, kami akan mengamankan Kesepakatan Demiliterisasi yang komprehensif dengan Hamas, termasuk penyerahan semua senjata dan pembongkaran setiap terowongan,” ucap Trump.

Ia menekankan bahwa Hamas harus segera memenuhi komitmennya, termasuk pemulangan jenazah terakhir ke Israel serta langkah menuju demiliterisasi penuh.

“Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, mereka bisa melakukannya dengan cara mudah, atau dengan cara sulit,” kata Trump.

Pemerintahan Transisi Gaza dan Dukungan Regional

Sebelumnya pada Rabu (14/1/2026), Kementerian Luar Negeri Mesir, Qatar, dan Turki menyampaikan pernyataan bersama terkait pembentukan komite teknokrat Palestina untuk memerintah Gaza.

Dilansir Antara dari Sputnik/RIA Novosti, dalam pernyataan tersebut, Ali Shaath ditunjuk sebagai ketua komite yang akan mengelola administrasi Gaza selama masa transisi.

Rencana perdamaian Gaza fase kedua mencakup pembentukan pemerintahan teknokratik, pelucutan senjata Hamas, serta peralihan dari gencatan senjata menuju tahap rekonstruksi.

Pemerintah AS menilai langkah ini sebagai fondasi penting untuk stabilitas jangka panjang di wilayah tersebut.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang