Jadi Incaran Trump, Seberapa Besar Cadangan Minyak Venezuela?

Venezuela, Amerika Serikat, cadangan minyak, Donald Trump, cadangan minyak Venezuela, cadangan minyak terbesar di dunia, Jadi Incaran Trump, Seberapa Besar Cadangan Minyak Venezuela?

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan rencana untuk mengambil alih pengelolaan cadangan minyak Venezuela.

Pernyataan itu disampaikan setelah pasukan elite AS, Delta Force, menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Sabtu (3/1/2026).

Trump mengatakan, Amerika Serikat akan mengelola sumber daya minyak Venezuela hingga berlangsung “transisi yang aman” di negara tersebut.

Upaya penguasaan itu, menurut Trump, akan dilakukan dengan mendorong perusahaan-perusahaan AS menanamkan investasi bernilai miliaran dolar di Venezuela.

Ia juga mengklaim perusahaan AS mampu memperbaiki infrastruktur minyak Venezuela yang dinilainya telah rusak parah, sekaligus menghasilkan keuntungan dari pengelolaan sumber daya energi negara Amerika Selatan tersebut.

“Kita akan mengerahkan perusahaan-perusahaan minyak besar Amerika Serikat, yang terbesar di dunia, untuk masuk, menghabiskan miliaran dolar, memperbaiki infrastruktur yang rusak parah, infrastruktur minyak, dan mulai menghasilkan uang bagi negara,” ujar Trump di New York, dikutip dari BBC, Minggu (4/1/2026).

Lantas, seberapa besar cadangan minyak yang dimiliki Venezuela hingga membuat Presiden AS Donald Trump begitu tertarik untuk menguasainya?

Jumlah Cadangan Minyak Venezuela

Laporan Al Jazeera pada Jumat (4/9/2025) menunjukkan bahwa cadangan minyak Venezuela ditaksir mencapai 303 miliar barel pada 2023. 

Jumlah ini menempatkan Venezuela sebagai negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia.

Dalam daftar negara dengan cadangan minyak terbesar dunia, Arab Saudi menempati posisi kedua dengan sekitar 267,2 miliar barel. 

Peringkat berikutnya ditempati oleh Iran yang memiliki cadangan sekitar 208,6 miliar barel disusul Kanada dengan 163,6 miliar barel.

Jika digabungkan, empat negara teratas tersebut menguasai lebih dari separuh total cadangan minyak dunia.

Sementara itu, Amerika Serikat berada jauh di bawahnya dengan cadangan sekitar 55 miliar barel, yang menempatkannya di urutan kesembilan secara global. 

Jumlah ini menunjukkan bahwa cadangan minyak Venezuela tercatat lebih dari lima kali lipat dibandingkan milik AS.

Secara keseluruhan, cadangan minyak terbukti dunia, yakni minyak mentah yang dapat dieksploitasi secara ekonomis menggunakan teknologi saat ini, diperkirakan mencapai sekitar 1,73 triliun barel.

Lokasi Cadangan Minyak Venezuela

Di Venezuela, sebagian besar cadangan tersebut terkumpul di kawasan Sabuk Orinoco. 

Wilayah ini membentang luas di bagian timur negara tersebut dengan area sekitar 55.000 kilometer persegi.

Namun, minyak yang tersimpan di Sabuk Orinoco didominasi jenis minyak mentah ekstra berat.

Karakteristiknya yang sangat kental membuat proses produksi menjadi jauh lebih rumit dan membutuhkan biaya besar dibandingkan minyak konvensional.

Untuk mengolah minyak dari kawasan ini, diperlukan teknologi khusus, seperti pemanasan uap serta pencampuran dengan minyak mentah yang lebih ringan agar dapat diangkut dan dipasarkan.

Selain itu, tingginya tingkat kepadatan dan kandungan sulfur menyebabkan minyak mentah ekstra berat biasanya diperdagangkan dengan harga lebih rendah dibandingkan minyak yang lebih ringan dan berkualitas tinggi.

Harga BBM Venezuela

Venezuela dikenal sebagai salah satu negara dengan harga bahan bakar paling murah di dunia berkat kebijakan subsidi besar-besaran dari pemerintah. 

Hingga September 2025, harga bensin beroktan 95 tercatat sebesar 0,84 bolivar Venezuela per liter.

Jika dikonversi, angka tersebut setara dengan sekitar 4 sen dolar AS per liter atau sekitar 13 sen dolar AS per galon. 

Meski sangat murah, harga ini masih sedikit lebih tinggi dibandingkan Libya dan Iran yang juga merupakan negara penghasil minyak.

Dua negara tersebut membanderol harga bensin sekitar 3 sen dolar AS per liter atau 11 sen dolar AS per galon.

Sebagai perbandingan, rata-rata harga bensin secara global berada di kisaran 1,29 dolar AS per liter, atau sekitar 4,88 dolar AS per galon, jauh di atas harga yang berlaku di Venezuela.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang