Tragedi Pembunuhan Anak Politikus PKS Cilegon, Pelaku Ditangkap Tanpa Perlawanan

Cilegon, Tragedi Pembunuhan Anak Politikus PKS Cilegon, Pelaku Ditangkap Tanpa Perlawanan

 Jajaran kepolisian setempat berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap MAHM (9), bocah yang merupakan anak dari anggota dewan pakar DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon, Banten, Maman Suherman.

Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Polres Cilegon dan Polda Banten pada Jumat (2/1/2026).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan membenarkan penangkapan tersebut.

“Alhamdulillah (pelaku sudah ditangkap),” kata Dian melalui pesan WhatsApp, dikutip , Jumat.

Menurut Dian, pelaku diamankan di wilayah Kota Cilegon, Banten, pada Jumat sore.

Namun, pihak kepolisian belum mengungkap secara rinci identitas pelaku, kronologi penangkapan, maupun motif di balik pembunuhan tersebut.

“Nanti (disampaikan) pada saat ekpos resmi,” ujar dia.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku merupakan seorang pria berinisial HA (30), warga Palembang, Sumatera Selatan.

Ditangkap tanpa perlawanan

Ia ditangkap tanpa perlawanan di Lingkungan Pabuaran, Kelurahan Ciwedus, Kota Cilegon, dan langsung dibawa ke Mapolres Cilegon untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Dalam foto yang beredar, pelaku terlihat duduk di lantai lobi Mapolres Cilegon mengenakan kaus dan celana hitam, dengan tangan terborgol menggunakan dua tali ties.

Dalam foto tersebut juga tampak Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan serta Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Yoga Tama.

Awal mula kasus

Peristiwa pembunuhan ini bermula pada Jumat sekitar pukul 14.20 WIB.

Saat itu, Maman Suherman menerima telepon dari anak keduanya, D, yang terdengar panik dan meminta pertolongan.

Mendapat kabar tersebut, Maman yang sedang berada di tempat kerja segera pulang ke rumah.

Ditemukan dengak 19 luka tusukan

Setibanya di rumah dan membuka pintu, ia mendapati anaknya dalam kondisi tengkurap dengan luka serius dan pendarahan hebat.

Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bethsaida, Kota Cilegon, menggunakan mobil pribadi untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, setibanya di rumah sakit, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diketahui mengalami 19 luka tusukan akibat benda tajam.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami kasus tersebut dan berjanji akan menyampaikan keterangan lengkap dalam rilis resmi dalam waktu dekat.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang