4.080 Butir Ekstasi Diselundupkan dalam Paket Gaun Pengantin, Pelaku Ditangkap di Cikarang

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis MDMA (methylenedioxymethamphetamina) atau ekstasi.
Direktur Interdiksi Narkotika Bea Cukai R Syarif Hidayat mengungkap, narkotika tersebut diselundupkan melalui paket wedding dress atau gaun pengantin.
"Ada satu paket yang mencurigakan yang berasal dari luar negeri yang diberitahukan sebagai wedding dress atau pakaian pernikahan," kata Syarif dalam keterangannya pada Rabu (25/2/2026).
Lalu, bagaimana kronologinya?
Disembunyikan di dinding kardus
Begitu mendapatkan info, petugas tim gabungan langsung melakukan analisis risiko, profiling, dan pemeriksaan mendalam terhadap paket-paket yang disebut berisi gaun pengantin itu.
Dilansir dari KompasTV, Kamis (26/2/22026), setelah pemeriksaan menyeluruh, petugas berhasil menemukan butiran tablet ekstasi yang disembunyikan pada dinding kardus.
Secara keseluruhan, ada sekitar 4.080 butir ekstasi yang ditemukan tersembunyi dalam paket wedding dress itu.
"Dari pengujian ini dinyatakan positif sebagai narkotika golongan satu dari jenis MDMA, methylenedioxymethamphetamina," ujarnya Syarif Hidayat.
Menurut Syarif, 4.080 butir MDMA itu beratnya sekitar 1,9072 kilogram.
Sementara itu, dalam peristiwa tersebut, Plt Deputi Pemberantasan BNN, Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan mengungkap telah mengamankan satu pelaku berinisial AFZ yang berperan sebagai penerima paket tersebut.
AFZ ditangkap di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
"Kami bersama-sama melakukan semacam penyelidikan untuk menelusuri penerima barang tersebut. Setelah ditelusuri, kita bisa menangkap seseorang namanya AFZ di kos-kosannya di Cikarang," ucapnya.
"Kita amankan dan kita cek pastikan bahwa barang bukti tersebut di depan pelakunya, benar dugaan kita narkotika jenis MDMA atau ekstasi. Kita sudah menghitung jumlahnya 4.080 butir," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang