Kilas Balik Tragedi Pembunuhan Sheila von Wiese oleh Tommy Schaefer di Hotel Mewah Bali 12 Tahun Silam

Tommy Schaefer, Kilas Balik Tragedi Pembunuhan Sheila von Wiese oleh Tommy Schaefer di Hotel Mewah Bali 12 Tahun Silam, Bebas Setelah 18 Tahun Vonis dan Remisi, Kronologi Tragedi Pembunuhan di St Regis Bali, Nasib Heather Mack dan Sanksi Cekal, Keluarga yang Hancur di Chicago

Otoritas Imigrasi Indonesia resmi mendeportasi warga negara Amerika Serikat, Tommy Schaefer (33), pada Selasa malam (24/2/2026). Deportasi ini dilakukan setelah Schaefer menyelesaikan masa hukuman penjara dalam kasus pembunuhan berencana yang dikenal luas sebagai tragedi "pembunuhan dalam koper" di Bali.

Schaefer merupakan terpidana atas pembunuhan Sheila von Wiese-Mack (62), yang tak lain adalah ibu kandung dari kekasihnya saat itu, Heather Mack.

Peristiwa keji tersebut terjadi di sebuah hotel mewah kawasan Nusa Dua pada Agustus 2014 silam.

Bebas Setelah 18 Tahun Vonis dan Remisi

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, mengonfirmasi bahwa Schaefer telah dinyatakan bebas murni dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan pada 17 Februari 2026.

"Setelah TS (Tommy Schaefer) menyelesaikan masa hukumannya, tugas kami adalah memastikan bahwa yang bersangkutan tidak lagi berada di wilayah kedaulatan kita, mengingat tindak pidana berat yang dilakukannya telah mengganggu ketertiban umum," ujar Sengky dalam keterangan resminya.

Schaefer sebelumnya dijatuhi vonis 18 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Denpasar pada 9 Juli 2015. Ia terbukti melanggar Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Namun, karena berperilaku baik selama di lapas, ia mendapatkan sejumlah remisi yang mempercepat kepulangannya.

Kronologi Tragedi Pembunuhan di St Regis Bali

Tommy Schaefer, Kilas Balik Tragedi Pembunuhan Sheila von Wiese oleh Tommy Schaefer di Hotel Mewah Bali 12 Tahun Silam, Bebas Setelah 18 Tahun Vonis dan Remisi, Kronologi Tragedi Pembunuhan di St Regis Bali, Nasib Heather Mack dan Sanksi Cekal, Keluarga yang Hancur di Chicago

Heather Mack terlihat di dalam mobil imigrasi, setelah dibebaskan dari Penjara Kerobokan di Denpasar, Bali, Indonesia, 29 Oktober 2021.

Dikutip dari theguardian.com, kasus ini bermula ketika Sheila von Wiese-Mack ditemukan tewas mengenaskan di dalam bagasi sebuah taksi di St. Regis Bali Resort pada 13 Agustus 2014. Jasad sosialita asal Chicago tersebut ditemukan terbungkus di dalam sebuah koper besar.

Berdasarkan hasil investigasi dan persidangan, terungkap fakta-fakta berikut:

  • Motif Sakit Hati: Dalam interogasi kepolisian, Schaefer mengaku nekat membunuh karena merasa sakit hati dan tersinggung oleh ucapan korban saat terlibat adu mulut di lobi hotel.
  • Perdebatan Tagihan Hotel: Saksi mata dan rekaman CCTV menunjukkan adanya pertengkaran antara korban dengan Schaefer mengenai pembayaran kamar hotel.
  • Keterlibatan Heather Mack: Heather, yang saat itu berusia 19 tahun dan tengah hamil tiga bulan, mengakui membantu Schaefer memasukkan jasad ibunya ke dalam koper dengan cara mendudukinya agar koper bisa ditutup.
  • Penyebab Kematian: Hasil otopsi menunjukkan Sheila tewas akibat asfiksia (kekurangan oksigen) setelah tulang hidungnya patah akibat hantaman benda tumpul. Ditemukan pula luka memar pada tangan yang mengindikasikan korban sempat mencoba melawan.

"Schaefer mengaku membunuh von Wiese-Mack karena merasa terluka oleh kata-kata korban saat berargumen. Itulah motif utama pembunuhannya," kata Kapolresta Denpasar saat itu, Kolonel Djoko Heru Utomo.

Nasib Heather Mack dan Sanksi Cekal

Tommy Schaefer, Kilas Balik Tragedi Pembunuhan Sheila von Wiese oleh Tommy Schaefer di Hotel Mewah Bali 12 Tahun Silam, Bebas Setelah 18 Tahun Vonis dan Remisi, Kronologi Tragedi Pembunuhan di St Regis Bali, Nasib Heather Mack dan Sanksi Cekal, Keluarga yang Hancur di Chicago

Perempuan AS, Heather Mack menggendong bayi perempuannya di dalam sel penjara sambil menunggu putusan kasusnya di Bali, 21 April 2015.

Berbeda dengan Schaefer, Heather Mack telah lebih dahulu bebas pada 2 November 2021 setelah menjalani hukuman 10 tahun penjara. Namun, setibanya di AS, Heather kembali ditangkap oleh FBI atas tuduhan konspirasi pembunuhan di luar negeri dan menjalani proses hukum di Chicago.

Terkait kepulangan Schaefer, pihak Imigrasi Bali menegaskan akan mengusulkan namanya masuk dalam daftar penangkalan (cekal). Berdasarkan Pasal 102 UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, penangkalan dapat berlaku hingga seumur hidup.

"Penangkalan dapat diberlakukan hingga 10 tahun, bahkan seumur hidup bagi mereka yang dianggap mengancam keamanan secara serius," tegas Sengky.

Keluarga yang Hancur di Chicago

Tragedi ini juga menguak sisi kelam keluarga Mack di Chicago. Sheila adalah ibu tunggal dari komposer jazz ternama, James L. Mack, yang wafat pada 2006. Sebelum kejadian di Bali, kepolisian Chicago mencatat ada 86 panggilan darurat dari rumah mereka terkait kekerasan domestik antara Heather dan ibunya.

Kini, dengan dideportasinya Tommy Schaefer, seluruh rangkaian penegakan hukum terhadap kasus yang pernah mengguncang pariwisata Bali ini dinyatakan tuntas dari sisi pemidanaan di Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang