Bursa Asia Ambruk! Investor Global Wait and See Jelang Pidato Trump

Ilustrasi pasar saham Jepang
Ilustrasi pasar saham Jepang

Bursa Asia-Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Kamis, 18 Desember 2025. Penurunan terjadi seiring meningkatnya aksi jual di pasar global. 

Tekanan datang dari Wall Street, di mana investor mulai mengalihkan dana dari saham teknologi, serta sikap wait and see menjelang pidato Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pidato Trump dijadwalkan berlangsung pada Kamis pukul 10.00 waktu Singapura atau Rabu malam waktu AS. 

Dalam agenda tersebut, Trump diperkirakan akan memaparkan capaian 11 bulan pertama masa kepemimpinannya, sekaligus menjelaskan kebijakan pemerintahannya terkait Venezuela. Sehari sebelumnya, Trump menetapkan pemerintah Venezuela sebagai rezim teroris dan memerintahkan blokade terhadap kapal tanker minyak yang terkena sanksi. 

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt menyampaikan, Trump juga akan membeberkan rencana pemerintahannya untuk terus memberikan yang terbaik bagi rakyat AS selama tiga tahun ke depan.

Ilustrasi Ekonomi dan Investasi

Dikutip dari CNBC Internasional, pelaku pasar juga mencermati pertemuan Bank Sentral Jepang yang dimulai hari ini dan akan berlangsung selama dua hari. Bank of Japan (BoJ) diperkirakan menaikkan suku bunga menjadi 0,75 persen pada Jumat, yang turut menambah kehati-hatian investor.

Indeks Nikkei 225 Jepang memimpin pelemahan di Asia dengan penurunan 1,53 persen saat pembukaan. Indeks Topix turut terkoreksi 0,57 persen. 

Di Korea Selatan, indeks Kospi melemah 1,36 persen. Sementara Kosdaq yang berisi saham berkapitalisasi kecil turun 1,13 persen.

Indeks S&P/ASX 200 Australia juga tercatat turun 0,3 persen. Saham perusahaan energi raksasa Australia, Woodside Energy, tertekan 1,84 persen setelah perusahaan mengumumkan pengunduran diri CEO sekaligus direktur pelaksana Meg O’Neill. Ia dikabarkan akan bergabung sebagai CEO di perusahaan minyak dan gas asal Inggris, BP.

Sementara itu, indeks berjangka Hang Seng Hong Kong berada di level 25.304. Posisi ini lebih rendah dibandingkan penutupan terakhir pada level 25.468,78.