Pakar UGM Ungkap Cara Membasmi Kutu Kasur dan Tanda Keberadaannya

Kutu kasur atau bedbug dikenal sebagai hama yang umum sekaligus menjengkelkan.
Hal ini karena keberadaannya di dalam rumah susah dibuktikan secara kasatmata, tapi dampak gatalnya tidak main-main.
Serangga parasit ini cenderung bersembunyi dan menghindari deteksi, meski hidup sangat dekat dengan manusia.
Kutu kasur menyukai ruang sempit, gelap, dan berada tak jauh dari sumber makanannya, yakni tubuh manusia, karena mereka bertahan hidup dengan mengisap darah.
Karena itu, area rumah yang paling sering digunakan untuk beristirahat dalam waktu lama menjadi lokasi favorit persembunyian kutu kasur, seperti tempat tidur, sofa, atau kursi yang kerap diduduki.
Meski begitu, tanda-tandanya masih bisa dikenali jika tahu apa yang harus dicari. Mulai dari noda kecoklatan menyerupai karat di seprai atau bantalan sofa, hingga sisa kulit kutu yang terkelupas di sudut ruangan.
Sayangnya, dalam banyak kasus, satu-satunya petunjuk justru berupa bentol merah gatal di kulit, sehingga infestasi bedbug kerap disadari terlambat karena disangka akibat gigitan serangga lain.
Apa tanda rumah diserang kutu kasur?
Dilansir dari Today (7/4/2023), dalam banyak kasus, orang baru menyadari keberadaan kutu kasur dari bekas gigitannya saja.
Padahal, ada tanda-tanda lain dari keberadaan kutu ini. Beberapa tanda yang patut diwaspadai antara lain:
- Munculnya noda hitam atau kecoklatan menyerupai karat di seprai atau di sekitar area persembunyian kutu kasur. Noda ini merupakan kotoran kutu kasur yang berasal dari zat besi dalam darah yang telah mereka isap, lalu teroksidasi dan dikeluarkan kembali.
- Ada sisa kulit atau rangka luar (exoskeleton) yang tertinggal saat kutu kasur berganti kulit. Sisa ini bisa menempel pada kain atau material lain di sekitar lokasi mereka berganti kulit.
- Tercium bau asam yang samar dan menyengat, terutama jika infestasi sudah cukup parah.
- Kutu kasur hidup juga terkadang bisa terlihat. Serangga ini biasanya tetap berada dekat dengan lokasi mereka mencari makan. Karena itu, keberadaannya lebih mungkin ditemukan di kamar tidur dibandingkan di dapur atau kamar mandi.
Tanda gigitan kutu kasur
Pada sebagian orang, gigitan kutu kasur dapat menimbulkan ruam kulit yang gatal dan bengkak. Reaksi setiap orang terhadap gigitan kutu kasur pun bisa sangat beragam.
Dokter kulit Benjamin N. Ungar menjelaskan, gigitan kutu kasur biasanya menimbulkan satu benjolan merah yang terasa gatal.
Kulit di sekitar benjolan akan tampak kemerahan yang datar. Jika terjadi lebih dari satu gigitan, masing-masing akan membentuk benjolan tersendiri dan dapat tersusun menyerupai kelompok atau garis.
Pada sebagian orang, reaksi kulit akibat gigitan kutu kasur bisa sangat ringan, bahkan hanya sebesar tusukan jarum. Namun pada orang lain, reaksinya bisa cukup hebat.
Bergantung pada individu, tampilan gigitan kutu kasur bisa menyerupai gigitan kutu, nyamuk, atau laba-laba. Bahkan, ada pula orang yang sama sekali tidak menunjukkan reaksi kulit yang terlihat.
Cara membasmi kutu kasur
Ilustrasi kutu kasur atau kutu busuk.
Dilansir dari (29/7/2025), ahli entomologi sekaligus dosen Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Sukirno mengatakan, kutu kasur atau kutu busuk merupakan serangga penghisap darah.Untuk membasminya, ini yang bisa dilakukan:
- Identifikasi sumber infestasi: Kutu kasur umumnya berasal dari barang-barang bekas yang sudah terinfestasi.
- Cuci dengan air panas dan desinfektan: Barang seperti pakaian dan sprei bisa dibersihkan dengan air panas, desinfektan, atau baking soda untuk membunuh kutu.
- Gunakan deterjen untuk barang yang memungkinkan: Barang-barang yang dapat dicuci, sebaiknya dibersihkan menggunakan air panas dan deterjen.
- Bekukan barang yang tidak bisa dicuci: Barang seperti buku atau dompet bisa dibekukan pada suhu -20 derajat selama minimal 24 jam untuk membunuh kutu busuk.
- Perbaiki retakan pada perabot dan dinding: Tutup celah atau retakan karena bisa menjadi tempat persembunyian kutu busuk.
- Gunakan minyak esensial sebagai pengusir alami: Minyak seperti cengkeh, mint, lavender, sereh, dan teh bisa digunakan karena aromanya tidak disukai kutu busuk.
- Aplikasikan insektisida berbahan piretorin dan piretroid: Gunakan insektisida aerosol untuk infestasi berat dan lakukan penyemprotan menyeluruh. Lalu, tutup ruangan selama minimal 2 jam.
- Ulangi aplikasi insektisida secara berkala: Lakukan seminggu sekali selama tiga minggu untuk memastikan kutu yang baru menetas juga terbunuh.