Chef Ungkap Cara Mengolah Gurame dan Patin agar Tidak Bau Tanah Saat Musim Hujan

Bau tanah pada ikan, seperti gurame dan patin, masih menjadi keluhan banyak orang, terutama saat musim hujan.
Pada periode ini, volume air kolam meningkat dan endapan tanah ikut naik sehingga membuat air lebih keruh. Kondisi itu memicu aroma lumpur yang kemudian terbawa hingga ke daging ikan.
Alhasil, gurame yang seharusnya gurih justru meninggalkan rasa dan bau yang mengganggu setelah dimasak.
Untuk mengatasinya, chef membagikan sejumlah langkah sederhana yang bisa diterapkan di dapur rumah.
Saran-saran ini diharapkan dapat membantu pembaca menyajikan gurame dan patin yang lebih bersih, segar, dan layak menjadi hidangan utama.
Penyebab ikan bau tanah di musim hujan
Heru Kabulono, chef Sasanti Restaurant di Jalan Palagan Tentara Pelajar 52 Yogyakarta mengatakan, ikan gurame dan patin memang berpotensi memiliki bau tanah.
"Mungkin karena budidaya ikan gurame masih banyak di tambak dan sudah mulai hujan akhir-akhir ini, jadi debit air yang banyak dari hujan akan bergejolak naik dan kolam tambak akan keruh dengan tanah dari dasar kolam. Hal ini berpengaruh ke ikan gurame yang hidup di dalamnya," ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (12/12/2025).
Masalah yang muncul adalah, saat kita membeli gurame di pasar, kita tidak tahu ikan itu dibudidayakan di mana saat hidup.
Apakah di tambak yang mudah keruh atau di lingkungan kolam bersih yang disterilkan dengan air yang mengalir terus-menerus.
Cara mengatasi ikan bau tanah
Untuk mengatasi dan mencegah sajian gurame dan patin berbau tanah, Chef Heru memberikan beberapa tips berikut ini:
1. Beri jeruk nipis
Tumbuk kasar bawang putih, kemudian beri beberapa ml air perasan jeruk nipis.
Aduk rata dan gunakan untuk memarinasi atau merendam ikan gurame yang sudah dibersihkan selama 25 menit.
Untuk gurame kurang lebih 500 gr, gunakan 100 gr bawang putih dan 2-3 buah jeruk nipis.
2. Marinasi kedua
Campurkan 30 gr garam, 20 gr penyedap rasa, dan 5 gr ketumbar bubuk. Gunakan untuk melumuri ikan selama 15 menit.
3. Ikan siap diolah
Setelah proses marinasi selesai, ikan siap diolah, baik digoreng atau dibakar.
Di belahan dunia lain, para chef juga memberikan saran masing-masing untuk mengatasi bau tanah pada ikan.
Chef dari India menyarankan untuk membalurkan garam dan rempah aromatik.
Dilansir dari Times of India, chef menyarankan menggosok ikan dengan garam sebelum dicuci kemudian memarinasinya dengan rempah-rempah kuat seperti bawang bombai, bawang putih, kunyit, dan jahe.
Garam dan rempah membantu menyerap dan menutup aroma tidak sedap sehingga ikan lebih bersih aromanya saat dimasak.
Merendam ikan dalam susu selama 20–60 menit juga membantu protein kasein dalam susu mengikat dan menarik keluar senyawa penyebab aroma lumpur dari daging ikan. Setelah direndam, ikan dikeringkan atau dibilas kemudian siap diolah.
Saran lain yang bisa dilakukan, beli ikan dalam kondisi hidup, dan letakkan dulu di tempat yang sirkulasi air bersihnya berjalan dengan benar.
Biarkan dulu ikan berada di situ selama beberapa jam untuk menetralisir bau tanah yang ada.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang